| Senin, 22 Nopember 2004 | PANTURA |
GarduLagi, Tiga Preman Jalan Alternatif TerjaringBUMIAYU - Tiga pria pengangguran yang selama ini mengganggu pengendara di jalan alternatif Bumiayu, baru-baru ini terjaring patroli petugas Polsek Bumiayu. Ketiganya yaitu Teguh Drajat Ananto (24), warga Desa Dukuhturi RT 05 RW 05, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Surip Sugiarto (38), warga Desa Benda RT 05 RW 03, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, dan Susan Anton (25), warga Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Mereka tertangkap basah sedang memeras salah seorang pegemudi mobil kijang bernama Rosul (40) di jalan alternatif tepatnya perempatan Kaligadung Desa Penggarutan. Kapolsek Bumiayu AKP Sukoyo mengatakan, pihaknya terpaksa menindak tegas ketiga pelaku. Mereka kini masih dalam pembinaan aparat Polsek Bumiayu. (on-74) Pengamen dan Tukang Parkir Dibina PEKALONGAN - Untuk mengantisipasi kerawanan di daerahnya, beberapa hari lalu Polresta Pekalongan baru-baru menjaring para pengamen. Penjaringan tersebut, menurut Kasat Reskrim Polresta Pekalongan AKP Umar Sanusi, untuk membina para pengamen. Mereka yang terjaring adalah para pengamen yang beroperasi di sekitar terminal dan Alun-alun Kota Batik. ''Setelah dibina, identitas mereka kami catat. Jika ada laporan dari masyarakat mengenai perilaku mereka yang meresahkan, kami akan mudah mencarinya,'' ujar dia. Selain pengamen, Polresta juga membina para tukang parkir. Pembinaan itu dilakukan karena banyak warga yang mengeluhkan kenaikan tarif parkir yang dianggap terlalu tinggi dari ketentuan. Melihat hal itu, Umar menandaskan, jika ada tukang parkir yang berbuat demikian, warga diharapkan segera melapor. (H4-90e) |