| Senin, 22 Nopember 2004 | PANTURA |
Perahu Pesiar Widuri Diminati PengunjungPEMALANG - Perahu pesiar di Pantai Wisata Widuri diminati pengunjung. Objek wisata terbesar di Pemalang itu sejak lebaran H+1 dikunjungi ribuan orang. Salah satu yang menjadi daya tariknya adalah perahu pesiar ke laut dan arung jeram anak-anak. Salah seorang penarik perahu pesiar, Iqbal mengatakan, setiap hari dia sedikitnya menarik dua rit penumpang ke laut. Pada hari pertama Lebaran, lebih dari dua rit. Satu rit bisa mengangkut 20 orang. Setiap orang ditarik ongkos Rp 2.000. "Lumayan untuk beli rokok daripada perahu menganggur tidak untuk mencari ikan," katanya. Nelayan yang mengais rezeki di Pantai Widuri tidak hanya Iqbal, namun masih ada belasan nelayan lain. Diperkirakan ada 14 perahu yang ngetem di bibir Pantai Widuri di dalam kompleks objek wisata. Menurut penuturan mereka, kegiatan usaha tersebut tidak perlu izin. Namun mereka dipungut sepuluh persen dari penghasilan menarik penumpang oleh pengelola objek wisata. Staf Kantor Pariwisata dan Kebudayaan, Mundofir, mengatakan, pesiar laut dengan perahu tersebut dilakukan atas inisiatif nelayan sendiri. Pihaknya membolehkan karena di objek wisata itu belum ada fasilitas perahu wisata. Namun tidak benar jika pihaknya memungut 10% dari penghasilan. "Tidak benar itu, kami tidak memungut apa-apa. Mereka kami persilakan melakukan kegiatan dan dikoordinasi sendiri oleh mereka," katanya, kemarin. Menurut penuturannya, objek wisata Pantai Widuri pada Lebaran tahun ini jumlah pengunjungnya meningkat. Pada Lebaran pertama pengunjung yang masuk ke objek wisata itu mencapai 12.000 orang. Pada Lebaran kedua hingga kemarin jumlah pengunjung rata-rata 6.000. Naiknya jumlah pengunjung itu didorong oleh makin tertatanya objek wisata Pantai Widuri. Kini bahkan dilengkapi permainan anak model baru berupa arung jeram mini dan kolam renang anak-anak. Walaupun kini pembangunan fasilitas itu belum selesai seratus persen, pengunjungnya tetap berjubel. (sf-90n) |