logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 22 Nopember 2004 PANTURA
Line

Pait-Comal Macet Lima Jam

  • Minggu Dini Hari Puncak Arus Balik di Pantura

KAJEN - Seperti yang diperkirakan banyak pihak, puncak arus balik di pantura terjadi pada Sabtu malam dan Minggu dini hari kemarin. Di Jalur Comal-Pait bahkan terjadi kemacetan sekitar lima jam karena ada bus yang mogok di Comal, Pemalang.

Sejak Sabtu siang lalu, volume kendaraan yang menuju ke arah barat terus meningkat. Jumlah tersebut semakin bertambah pada Sabtu malam. Sekitar pukul 20.00, di jalur Pait-Comal kendaraan sudah merayap pelan dan beberapa saat kemudian terjadi kemacetan.

Untuk membuka arus, Polres Pekalongan kembali mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif di pertigaan Pait Siwalan-Sragi-Comal-Bodeh-Kemuning-Ampelgading-Kendalsari-Taman-Jebet-Beji-Sumberharjo-Wonorejo-Pangkah-Slawi. Kapolres Pekalongan AKBP Drs Lotharia Latief yang malam itu didampingi Bupati Pekalongan Drs H Amat Antono memimpin langsung pengalihan arus tersebut.

Kendaraan-kendaraan pribadi yang dialihkan ke jalur alternatif dikawal ketat oleh satu unit patroli Lantas Polres. Pengawalan akan dilanjutkan secara estafet oleh petugas dari polres tetangga yang dilewati para pemudik.

Selain mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif, Polres Pekalongan juga melakukan sistem buka tutup untuk memberi keleluasaan bagi kendaraan agar bisa lewat, khususnya dari arah timur yang menuju ke barat. Minggu sekitar pukul 01.00, kendaraan sudah mulai bisa berjalan. Beberapa saat kemudian arus kembali bisa berjalan lancar.

Sementara itu di Kota Pekalongan, arus kendaraan juga terlihat padat meski tetap lancar. Di beberapa ruas jalan kendaraan harus berjalan merayap karena jalan di sekitar terminal lama Pekalongan, perempatan Grogolan, dan di sekitar lampu merah Jl KH Mas Mansyur sempit.

Kapolres Pekalongan AKBP Drs Lotharia Latief menandaskan, puncak arus terjadi Sabtu malam. Meski begitu, masyarakat yang ingin menuju ke luar kota harus tetap hati-hati, sebab arus kendaraan masih padat. Selain itu, hujan sudah mulai sering turun.

Syawalan

Sementara itu, pada peringatan syawalan Minggu kemarin masyarakat dari berbagai pelosok di Kota dan Kabupaten Pekalongan berbondong-bondong menuju ke tempat-tempat peringatan syawalan dan objek wisata.

Di Kota dan Kabupaten Pekalongan, kemarin ada tiga agenda perayaan syawalan, yaitu pemotongan lopis raksasa di Krapyak, Haul KH Thohir bin KH Abdullatif di Kelurahan Jenggot, dan pemotongan tumpeng megono di Linggo Asri. Selain itu, beberapa objek wisata seperti Pantai Pasir Kencana dan Suter Siwalan juga dipadati pengunjung karena ada panggung hiburan dangdut.

Perayaan syawalan itu membuat kendaraan yang melewati beberapa ruas jalan di Kota Pekalongan seperti Jalan dr Sutomo, Jalan Jenderal Soedirman, Jalan KH Mas Mansyur, RA Kartini, Jalan Gajah Mada serta Jalan Merdeka harus merayap pelan, khususnya pada pukul 09.00-14.00. (G16,H4-74n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA