| Senin, 22 Nopember 2004 | OLAHRAGA |
Arema Belum Terima Hadiah Juara Divisi IMALANG-PSSI sering kesulitan dalam merealisasikan programnya. Contoh terakhir, Arema yang berhasil menjadi juara Divisi I musim kompetisi tahun ini, ternyata belum menerima hadiah berbentuk uang tunai senilai Rp 250 juta. Bbeberapa waktu lalu pengurus Arema sudah berusaha menagih hal tersebut ke PSSI. Seusai Lebaran, seperti diungkapkan Sekretaris Yayasan Arema Satriya Budi Wibawa, pihaknya sudah berkirim surat lagi mempertanyakan hal yang sama. "Hingga hari ini kami belum menerima hadiah setelah berhasil keluar sebagai juara I Divisi I Oktober lalu. Ini memang patut dipertanyakan, ke mana hadiah tersebut," katanya. Sebagaimana diketahui, PSSI sebagai penyelenggara kompetisi Divisi I sudah menyediakan hadiah bagi juara I, II dan III. Arema yang berhasil keluar sebagai juara I seharusnya menerima uang tunai Rp 250 juta. PSDS Deli Serdang sebagai juara II berhak menerima Rp 150 juta, sedangkan Persibom sebagai peringkat ketiga memperoleh hadiah Rp 100 juta. Sponsor Menurut Satriya, hadiah uang tersebut murni dari pihak sponsor kompetisi Divisi I, yakni pihak Pertamina. Namun kejelasan apakah memang ada dan kapan diberikan itulah yang dipertanyakan Arema. ''Justru yang harus dipertanyakan adalah, apakah hadiah itu terhenti di pihak sponsor ataukah di PSSI" tegasnya. Pada kompetisi Divisi I lalu anggaran Arema memang tidak sedikit, berkisar Rp 10 miliar. Itu pun belum termasuk dana untuk pertandingan di babak 6 besar. "Kalau hadiah itu ada tapi tidak atau belum diberikan, ini patut dipertanyakan apa maksudnya. Bukan karena Arema bertanding untuk mengejar hadiah uang tunai itu, tapi kejelasan bahwa uang tersebut menjadi hak Arema. itu yang harus dimengerti baik oleh pihak sponsor maupun PSSI," ujar mantan wartawan ini.(jo-22) |