| Senin, 22 Nopember 2004 | OLAHRAGA |
Biprada Ditahan PSADSEMARANG-Biprada gagal meraih poin penuh dalam pertandingan tunda lawan PSAD di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (21/11) kemarin. Pada pertandingan lanjutan kompetisi Antarklub PSIS Divisi I itu, Biprada bermain imbang 2-2 melawan tim juru kunci dalam klasemen sementara tersebut. Gol Biprada dihasilkan oleh Sulistiyono pada menit ke-30 melalui titik putih dan Wawan Choirul pada menit ke-63. Sedangkan gol balasan lawan dicetak oleh Nico pada menit ke-49 dan Nasir pada menit ke-83 melalui titik penalti. Sebelumnya, pertandingan ini digelar 5 November lalu di tempat yang sama, namun dihentikan pada menit ke-20. Hal itu terjadi, karena lapangan tergenang air akibat hujan deras. Saat pertandingan dihentikan kedudukan masih 0-0. Pada pertandingan lanjutan, Biprada mengasai jalannya permainan pada menit-menit awal. Tim yang didominasi pemain-pemain muda ini terus mengurung pertahanan lawan. Kerja keras itu membuahkan hasil pada menit ke-30. Kapten PSAD Jaka menyentuh bola dengan tangan di kotak penalti. Wasit yang memimpin pertandingan langsung menunjuk titik putih. Sulistiyono yang dipercaya menjadi eksekutor berhasil membobol gawang yang dijaga Nasir. Unggul 1-0, ternyata tidak membuat para pemain Biprada lebih semangat dan fight. Sebaliknya, mereka lebih banyak bertahan. Babak Kedua Kondisi itu dimanfaatkan lawan untuk balik menyerang. Kiper Tri Wahyudi pun dipaksa jatuh bangun untuk menyelamatkan gawangnya. Namun, hingga turun minum, skor 1-0 belum berubah. Gol balasan baru tercipta pada menit ke-49, lewat serangan yang cukup rapi. Bola yang diterima Nico dari luar kotak penalti langsung dilesakkan ke gawang. Bola yang melambung tepat di pojok kiri gawang tidak bisa dijangkau oleh Tri. Gol itu melecut semangat pemain Biprada. Mereka kembali bergairah dan melancarkan serangan bergelombang. Lewat serangan balik yang cepat, Wawan Choirul pun kembali membuat timnya unggul. Namun, skor 2-1 gagal dipertahankan. Tujuh menit menjelang pertandingan usai, gawang Tri Wahyudi kebobolan dari titik putih setelah pemain belakang Biprada hands ball di kotak penalti. Kiper PSAD Nasir yang mengeksekusi tendangan itu mampu menggetarkan jala. Tambahan satu poin tersebut tidak bisa mengangkat posisi PSAD dari dasar klasemen. Peluang terdegradasi pun masih terbuka. Dari 9 kali main, PSAD hanya mengumpulkan poin 5 dari satu menang, dua seri dan enam kalah. Biprada masih tetap pada urutan keenam dengan nilai 10 dari tujuh main, dua menang, empat seri dan satu kalah. (H13-22) |