| Senin, 22 Nopember 2004 | OLAHRAGA |
Barcelona Hancurkan Real MadridBARCELONA- Barcelona tampil brilian dan membungkam rival utamanya Real Madrid 3-0 di Nou Camp, Minggu pagi WIB untuk memperkokoh posisi di puncak klasemen La Liga Spanyol. Gol-gol dari Samuel Etoo, Giovanni van Bronckhorst dan Ronaldinho memberi Barca sebuah kemenangan meyakinkan dan membuat mereka unggul tujuh angka atas Real. Ini merupakan kemenangan kandang pertama Barcelona atas Real sejak tahun 2000, dan memberi mereka rekor kandang sempurna 100 persen musim ini. "Kami tampil persis seperti yang kami rencanakan," kata Samuel Eto'o, pemain Kamerun yang menjadi ''duri'' bagi blok pertahanan Madrid. "Kami pantas menang. Kami memegang penuh kendali mulai awal hingga akhir." Di depan penonton yang memenuhi kapasitas stadion 96.000 tempat duduk, Barcelona mengawali pertandingan secara agresif. Gol pertama tercipta pada menit ke-20, ketika kesalahpahaman antara bek asal Brasil Roberto Carlos dan kiper Iker Casillas memberi peluang bagi Eto'o untuk mencuri bola dan mencetak golnya ke-10 musim ini. Pertandingan tidak imbang berlanjut dan Van Bronckhorst membuat skor menjadi 2-0 pada menit ke-42 dengan tendangan kaki kiri, memuncaki kerja sama antara Ronaldinho dan Deco. Real bangkit pada babak kedua dengan mulai meningkatkan ritme. Pemain pengganti Michael Owen nyaris memperkecil ketertinggalan. Pada menit ke-75, Eto'o yang luar biasa dijatuhkan oleh Guti Hernandez di kotak terlarang yang menghasilkan penalti - yang dengan dingin dieksekusi oleh Ronaldinho. Madrid berjuang hingga akhir tetapi tidak pernah memberi ancaman yang bisa menghancurkan pesta Catalan. Pelatih Barcelona Frank Rijkaard menegaskan, kemenangan timnya atas Madrid bukanlah akhir dari sebuah kerja keras. Pada pekan-pekan ke depan, timnya tetap harus menjaga performa permainan agar tetap berada di jalur juara. Bukan Akhir ''Saya bahagia karena telah mengalahkan tim yang berkualitas. Tapi itu bukan berarti kami tidak (akan) terkalahkan. Saya justru khawatir kemenangan ini membuat kami lengah. Kami harus tetap bekerja keras,'' tegas Rijkaard. Real Madrid, dengan Roberto Carlos, Zinedine Zidane, Luis Figo, Ronaldo, dan Raul Gonzalez yang tampil serentak, tampak begitu tidak berdaya untuk menembus pertahanan gerendel tuan rumah. Pada dua puluh lima menit terakhir, mereka bahkan nyaris tak pernah membuat pergerakan yang mampu membahayakan gawang Barcelona. Arsitek Real Madrid, Mariano Garcia Remon mengatakan, timnya memang pantas kalah dari tim yang tampil ''tanpa cela sepanjang pertandingan. '' Meski tak menyesali kekalahan tersebut, Garcia Remon merasa khawatir mental timnya terganggu menjelang pertandingan krusial Liga Champions melawan Bayer Leverkusen di Bernabeu, Selasa (23/11) besok. ''Kami harus cepat mengendalikan diri. Ada sebuah pertandingan penting yang telah menunggu kami,'' kata Garcia Remon. (rtr,F3,ant-77) |