| Senin, 22 Nopember 2004 | BUDAYA |
Kaget, Disawer Rp 10.000KETIKA waktu menunjukkan pukul 13.30, penonton dengan dikomandoi pembawa acara mulai memanggil nama artis dangdut yang telah mereka tunggu-tunggu. "Nita..Nita..Nita!" seru mereka. Tak lama kemudian, sang idola pun tampil maju ke depan panggung. Siapa dia? Ya, siapa lagi kalau bukan Nita Thalia. Mengenakan baju dan celana berwarna putih biru serta rambut disemir merah, dia tampak cantik dan seksi saat tampil di panggung hiburan Djarum 76 Goyang Lebaran Maerokoco di Taman Maerokoco Semarang, Minggu (21/11) kemarin. Sesaat setelah mengucapkan salam pembukaan, dia pun menyapa penonton, "Sudah mandi belum..sudah makan belum?" Penonton pun menjawab secara serempak, "Belum.." Tak kalah sigapnya, Nita membalasnya dengan gurauan. "Mau disuapin. Mau dimandiin. Pakai air apa?" Berikutnya, dia pun langsung menggoyang penonton lewat tembang "Halo Dangdut". Kualitas vokalnya yang apik dengan sesekali menyelipkan suara seraknya ala musik rock ditambah goyangan mautnya, membuat "kelompok joged" yang berada di depan panggung terus bersemangat bergoyang. Staminanya tampak begitu prima di saat harus bernyanyi dan melakukan goyangan-goyangan yang menguras tenaga secara bersamaan. Usai tembang pertama, dia kembali bertanya kepada penonton. "Gimana, sudah panas belum. Kalau belum panas, bawa aja kompor dari rumah". Tembang kedua "Bang Toyib" hadir lebih heboh dari tembang sebelumnya. Selain lagu itu sudah dikenal betul oleh penonton, dia tampil menggila dengan bergoyang menghadap pemain kendang dan gitar. OM Ken Arok sebagai pengiring juga tampil apik dan mantap mengiringinya. Puncak kehebohan terjadi saat dia menari sambil duduk di bawah, tiba-tiba seorang penonton memberikan saweran sebesar Rp 10.000 kepadanya. Walaupun tampak kaget, dia pun tetap menghargai pemberian itu dengan membalasnya dengan senyuman. Lagu berikutnya "Liku-liku" menunjukkan kemampuannya dalam bergoyang. Memuaskan Setelah beristirahat dan kembali ke panggung, dia kembali melontarkan gurauan kepada seorang penonton pria ABG yang tampak ngotot ingin bersalaman dengannya. "Mau salaman? Nanti malam nggak bisa tidur lho. Kan besok harus masuk sekolah". Tembang keempat yang dibawakannya "Goyang Dangdut" kembali memanjakan penonton dengan goyangannya. Bahkan dia bergoyang dengan penyangga microphone dan papan sponsor yang dipasang di ujung panggung. Sebelum menginjak lagu "Goyang Heboh", dia kembali melontarkan banyolan kepada seorang penonton yang sejak awal penampilannya begitu antusias berjodeg dan bernyanyi. " Mas yang suaranya paling lantang, kumis tipis, dan giginya besar-besar, kamu menarik perhatianku. Mau nggak jadi pacarku?". Tanpa terasa, meluncur tembang keenam "Wakuncar" sekaligus sebagai penutup acara. Lagu ini memang sudah diminta banyak penonton di depan panggung. Secara keseluruhan, dia mampu tampil apik untuk memuaskan penonton lewat segala kemampuan yang dimilikinya. (Hernandhono-81) |