SUARA MERDEKA
 
INDEKS SALA Sabtu, 20 Nopember 2004

SRAGEN- Hujan lebat disertai angin ribut memorak-porandakan sembilan rumah milik warga Sragen. Tiga rumah milik pasangan Wardi (52) dan Tuminah (50), warga RT 9 RW 2 Tileng Desa Kaloran, Gemolong, roboh diempaskan angin.

 

RENCANA pengajian di rumah keluarga Wardi (52) dan Ny Tuminah (50) di kampung Tileng, Desa Kaloran, Gemolong Kamis sore itu sudah dipersiapkan matang. Kebetulan seusai magrib, keluarga Ny Tuminah saat itu mendapat giliran untuk pengajian rutin warga kampung. Sejumlah undangan sudah disebar sehari sebelumnya.

KARANGANYAR- Badan Pengawas Daerah (Bawasda) Pemkab Karanganyar menemukan 11 kasus penyimpangan yang merugikan negara Rp 1,9 miliar. Kepala Bawasda Drs Suprayino MM menyatakan, baru satu kasus hasil temuan Bawasda yang diproses secara hukum di pengadilan, .

ADA tren baru yang dilakukan berbarengan dengan acara mudik ke kampung halaman. Yakni arisan keluarga, dan reuni bersama teman-teman sekolah. Arisan keluarga dilakukan oleh keluarga besar yang anggotanya sudah menyebar ke seantero Nusantara.

 

KERATON SURAKARTA- Kemelut soal proses suksesi di Keraton yang mulai meredup dalam beberapa bulan sejak jumenengan nata SISKS Paku Buwono XIII, 10 September, kini mulai mengembang dan memanas kembali.

KOTA- Langkah mengundurkan diri 10 orang abdi dalem Keraton Surakarta karena dualisme kepemimpinan, diperkirakan sejarawan Drs Tundjung W Sutirto MSi bakal diikuti sejumlah abdi dalem lain.

TIRTONADI- Kota Solo dan sekitarnya mulai longgar dengan kembalinya para pemudik ke tempat asal kerjanya di berbagai kota besar. Kemarin, kegiatan arus balik para pemudik mulai terasa di Terminal Bus Tirtonadi. Ribuan pemudik mulai meninggalkan kampung halaman kembali ke tempat domisili kerja dan aktivitas bisnisnya, setelah satu minggu berlebaran.

 

KOTA- Mereka yang memilih berkendaraan sendiri untuk kembali ke kota tampaknya tak jauh dari prediksi yakni pada H+4, kemarin. Beberapa jalan perbatasan terlihat dipadati masyarakat yang berkendaraan pulang ke kota kembali. Kendaraan yang melaju di ruas-ruas tersebut terlihat sangat padat dan di beberapa tempat terpaksa lajunya merayap.

KARANGASEM- Ketua Fraksi PAN DPRD Surakarta Abdullah AA meminta Pemkot Surakarta meninjau ulang kebijakan lima hari kerja. Sebab setelah dijalankan lima tahun di lingkungan eksekutif dan legislatif, hasilnya dinilai tidak produktif.

BOYOLALI- Para pedagang di Pasar Ampel yang juga akan pindah di pasar darurat Desa Kaligentong, Kecamatan Ampel, mengaku kebingungan. Mereka meragukan kualitas bangunan pasar darurat yang dinilai kurang memenuhi persyaratan.

KARANGANYAR- Nasib memang tidak dapat ditebak, apalagi nasib nahas. Paling tidak hal itu yang dialami oleh bapak, ibu, dan anak warga Watusambang Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu. Ketika sedang berboncengan balita sepeda motor, mereka tertabrak angkutan kota (angkot), Kamis (18/11) sore lalu di jalan raya Karanganyar-Tawangmangu.

WONOGIRI- Hujan pernah turun di Wonogiri, tapi kemudian menghilang lagi. Karena itu, derita rakyat akibat kekeringan di daerah tersebut masih tetap berlangsung. Untuk membeli air, penduduk terpaksa menjual ternak, menggadaikan perhiasan atau menjual kayu serta menjual sebagian panenan singkong.

PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) Surakarta kemarin mengadakan halalbihalal di Gedung Persaudaraan Haji Baron, Solo. Acara tersebut diisi ceramah oleh Dr Salim Segaf Djufri yang juga salah seorang Dewan Syariah PKS di pusat. "Acara ini untuk mempererat silaturahmi sesama kader PKS," kata Haryanto SPd.(an-80s)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA