logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 20 Nopember 2004 SALA
Line

langgam langgam

PKS Adakan Halalbihalal

PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) Surakarta kemarin mengadakan halalbihalal di Gedung Persaudaraan Haji Baron, Solo. Acara tersebut diisi ceramah oleh Dr Salim Segaf Djufri yang juga salah seorang Dewan Syariah PKS di pusat. "Acara ini untuk mempererat silaturahmi sesama kader PKS," kata Haryanto SPd.(an-80s)

Juru Parkir Diperingatkan

SEJUMLAH juru parkir di Kota Solo mendapatkan peringatan dari UPTD Parkir karena menaikkan tarif saat menjelang dan sesudah Lebaran. "Mereka kami peringatkan karena menarik tarif parkir seenaknya sendiri, melebihi ketentuan," kata Moedjianto SH, kepala UPTD Parkir. Pihaknya memang terus melakukan penertiban menjelang dan sesudah Lebaran agar pemilik kendaraan nyaman saat parkir di Solo.(an-80s)

Temu Kangen Menwa UMS

ALUMNI Menwa UMS akan mengadakan pertemuan yang digelar Sabtu (20/11) pukul 09.00 di Gedung Widya Graha Kampus UMS Pabelan. "Saat ini alumni Menwa sudah tersebar di seluruh nusantara. Bertepatan dengan Idul Fitri ini, kami berharap mereka ikut melakukan mudik sehingga bisa ikut hadir untuk saling bertemu dengan rekan-rekan sesama Menwa dulu," kata Novianto Teguh W ST, ketua panitia.(an-80s)

Selasa, Halalbihalal UNS

UNIVERSITAS Negeri Surakarta (UNS) 11 Maret akan mengadakan halalbihalal di Student Center, Selasa (23/11) pukul 11.00. Acara tersebut akan dihadiri seluruh sivitas akademika UNS dan diharapkan bisa mempererat silaturahmi seluruh keluarga besar UNS. "Kegiatan ini diisi ceramah Dr Ir Sholahuddin MS," kata Sunardiono, Humas UNS.(an-80s)

Desember Gedung DPRD Selesai

PEMBANGUNAN gedung DPRD Kota Surakarta terus dikebut. Saat ini pembangunan tinggal melakukan finishing. Diharapkan, Desember nanti seluruh pekerjaan selesai sehingga bisa difungsikan untuk kegiatan anggota Dewan.

"Iya, saat ini tinggal finishing saja. Semoga Desember nanti sudah jadi," kata Zainal Arifin, salah seorang anggota Dewan.

Dia mengatakan, tahap akhir penyelesaian antara lain membangun jembatan penghubung antara gedung lama dan gedung baru.

Gedung lama memang tetap difungsikan seperti biasa, sedangkan gedung baru difungsikan sebagai kegiatan utama Dewan. Misalnya, ruang sidang pleno yang luas, sehingga bisa menampung masyarakat, ada ruang terbuka untuk orasi jika ada yang ingin berdemo di DPRD, serta perlengkapan lainnya. "Ruang paripurna dibuat seperti ruang paripurna Gedung DPR di Jakarta," tambah dia.(an-80i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA