logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 20 Nopember 2004 SALA
Line

Wonogiri Masih Kekeringan

WONOGIRI- Hujan pernah turun di Wonogiri, tapi kemudian menghilang lagi. Karena itu, derita rakyat akibat kekeringan di daerah tersebut masih tetap berlangsung. Untuk membeli air, penduduk terpaksa menjual ternak, menggadaikan perhiasan atau menjual kayu serta menjual sebagian panenan singkong.

"Beruntung famili Jakarta yang mudik Lebaran peduli membelikan air," ujar Taman, warga Desa Joho, Kecamatan Pracimantoro. Pengungkapan rasa syukur senada, juga dikemukakan oleh Sarno, warga Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro. Dia merasa terbantu dengan kepulangan anaknya yang mudik Lebaran dan peduli membelikan air. Harga air satu tangki berkapasitas 5.000 liter mencapai Rp 50.000-Rp 100.000, tergantung pada jarak dekat-jauhnya jangkauan.

Camat Giritontro Drs Bawarto menyatakan kedatangan pemudik Lebaran membawa berkah, karena rela membelikan air bagi keluarga dan sanak familinya di desa. Pembelian air, dapat dilakukan dari jasa pelayanan mobil tangki milik swasta atau dari mobil tangki bantuan Pemkab.

"Selama kemarau ini, kami dibantu satu mobil tangki dari Pemkab," kata Bawarto. Penegasan sama juga dikemukakan Camat Pracimantoro Drs Teguh Setiyono. (P27-85s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA