logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 20 Nopember 2004 PANTURA
Line

Hari Ini Puncak Arus Balik

BUMIAYU - Arus balik Lebaran dari wilayah selatan Jawa Tengah menuju Jakarta dan Jawa Barat yang melewati jalur Purwokerto-Tegal diperkirakan mulai memuncak hari ini (Sabtu, 20/11) hingga Senin (22/11). Meski demikian, kepadatan arus lalu lintas dirasakan sejak sepekan terakhir.

"Selama libur Lebaran, kepadatan lebih disebabkan karena aktivitas rekreasi para pemudik," kata Kepala Terminal Bumiayu, Ari Mardijono SIP. Para pemudik dari wilayah Purwokerto, Brebes, Tegal dan sekitarnya nampaknya ingin memanfaatkan libur Lebaran sepekan ini (Sabtu, 14/11 hingga Minggu, 21/11) untuk mengunjungi tempatrekreasi. Lonjakan pemakai jalan praktis mengakibatkan kemacetan di sejumlah titik.

Dari pantauan sepanjang jalur Tegal-Purwokerto kemarin terlihat kepadatan terparah di titik perlintasan rel kereta api Desa Taraban Kecamatan Paguyangan. Kepadatan disebabkan karena laju kendaraan yang melewati jalur tersebut melambat. Selain itu pada saat-saat tertentu seperti penutupan palang pintu rel menyebabkan kepadatan semakin parah.

Dalam sepekan terakhir, tercatat kepadatan paling tinggi terjadi Sabtu (14/11) malam. Antrean kendaraan yang merayap saat itu mencapai lebih dari 50 kilometer dari Paguyangan melawati jalan alternatif Bumiayu hingga Ketanggungan, Brebes.

Main Serobot

Kepala Terminal mengimbau pada pemudik yang akan kembali ke tempat kerja agar berdisiplin di jalan meski tanpa pengawasan petugas. "Selama ini, kemacetan disebabkan karena pengguna jalan main serobot melanggar marka jalan," kata Ari. Kendaraan dari dua arah biasanya saling mendahului sehingga mengakibatkan penumpukan di satu titik. Kemacetan baru terurai setelah petugas turun tangan dan mengatur lalu lintas.

Sementara peristiwa kecelakaan selama sepekan terakhir di jalur antara Tonjong-Bumiayu tercatat sebanyak empat kali. Keempatnya terjadi di jalan alternatif Bumiayu. "Kemungkinan kecelakaan disebabkan pemakai belum mengetahui medan jalan. Selain itu juga rambu dan lampu penerangan jalan alternatif masih belum memadai," tukas Kepala Terminal. Kecelakaan yang terjadi antara lain kecelakaan tunggal bus Deddy Jaya G-2638-S dan bus Sumber Alam AA-1422-BC yang menghantam marka pembatas jalan dan lampu penerangan jalan umum (PJU). Selain itu kecelakaan juga terjadi antarkendaraan roda dua serta kendaraan roda dua melawan bus Sangkuriang jurusan Bumiayu-Jakarta.

Untuk menghindari kejadian yang sama di jalan alternatif selama arus balik, Kepala Terminal meminta pengguna jalan untuk mengurangi laju kecepatan kendaraan sebelum masuk jalan alternatif. (on-14)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA