logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 20 Nopember 2004 PANTURA
Line

Jalur Tengah Terganggu Kendaraan ke Guci

  • Arus Balik Pantura Mulai Padat

SLAWI- Jalur tengah di Kabupaten Tegal yang menghubungkan ke arah Purwokerto dan Pemalang, kemarin, mulai padat kembali.

Kepadatan tersebut juga dipengaruhi masih berjubelnya ribuan pengunjung ke objek wisata Pemandian Air Hangat Guci di Kecamatan Bumijawa yang sangat mengganggu.

Bahkan jika petugas di pos jaga pertigaan Yomani, Kecamatan Lebaksiu (arah menuju Guci dan Purwokerto-Red) tidak bekerja keras, dapat dipastikan bakal menimbulkan antrean kendaraan cukup panjang.

Petugas selain mengatur kelancaran arus dari arah Tegal-Purwokerto dan sebaliknya, juga sering direpotkan oleh ulah sekelompok pasangan remaja yang naik sepeda motor menuju objek wisata Guci.

Mereka kadang naik sepeda motor tanpa dilengkapi helm dan menggeber kendaraan sangat kencang. Sejumlah warga sekitar pertigaan Yomani, sering mengeluh dan merasakan ngeri bila melihat perilaku pengendara sepeda motor yang sering ugal-ugalan .

Bahkan kemarin, sekitar pukul 10.10 di jalur arah Tegal-Purwokerto, sekitar 150 meter dari pertigaan arah ke Guci, sepasang remaja yang berboncengan sepeda motor Honda Supra X G-5812-EP dihajar mobil Toyota Kijang Krista B-7898-FC yang membawa rombongan keluarga dari Jakarta menuju Kota Keripik itu.

Budi, Tono, dan Kasror mengaku ngeri melihat kecelakaan tersebut. Wanita yang membonceng sepeda motor itu setelah berbenturan dengan bodi depan sebelah kiri mobil, bagai terbang setinggi tiga meter dan jatuh di aspal jalan.

Kakinya patah dan sayatan kulit kaki si pembonceng masih terlihat menempel di bodi depan mobil tersebut. Adapun pengendara sepeda motor hanya luka ringan. Korban langsung dilarikan ke RSU dr Soeselo, Dukuhringin, Slawi yang berjarak lebih dari 25 km.

Pantura Padat

Sementara itu, jalur pantura mulai dari jalur sempit di Desa Demangharjo, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal yang berbatasan dengan Kabupaten Pemalang, hingga ke Desa Dampyak, Kecamatan Kramat, terlihat padat.

Kapolres Tegal AKBP Drs Tri Nugroho J Adi SH MSi dan Kasatsamapta AKP NGK Putra yang memantau arus balik di Pos Babadan dan Pos LIK mengatakan, kemarin, arus balik ke Jakarta mulai ramai.

Arus balik mulai pukul 09.00 hingga menjelang Shalat Jumat, kemarin, menyemut dan berjalan tersendat. Mereka selain terganggu pada penyempitan jalan, juga keberadaan penyeberang jalan di depan Pasar Suradadi.

Di depan objek wisata Pantai Purwahamba Indah (Purin-Red), rombongan arus balik ke Jakarta juga banyak yang memanfaatkan objek wisata itu sebagai tempat melepaskan penat.

Warga Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Brebes dan Kabupaten Pemalang, juga masih banyak yang berkunjung ke lokasi wisata itu di hari libur setelah Lebaran. Akibatnya, arus balik kendaraan menuju arah Jakarta menjadi tersendat dan menimbulkan antrean yang cukup panjang. (D12-34s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA