logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 20 Nopember 2004 PANTURA
Line

Lalu Lintas Akan Dialihkan Sementara

PEKALONGAN - Menjelang kegiatan syawalan besok, menurut rencana arus lalu lintas di dalam Kota Pekalongan akan dialihkan sementara. Pengalihan arus itu berdasarkan Surat Rujukan Wali Kota Nomor 005/02393 bertanggal 10 November 2004 tentang Kegiatan Syawalan di Desa Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara pada Minggu (21/11) mulai 05.00.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Pekalongan AKBP Drs Edy Suyanto melalui Kasatlantas AKP Nurwitomo kepada Suara Merdeka, kemarin.

"Sehubungan dengan adanya kegiatan tersebut, untuk sementara kami akan mengalihkan arus lalu lintas agar menjadi lancar dan warga dapat memilih jalur alternatif yang diinginkan," ungkap Kapolresta Pekalongan.

Dia mengemukakan, selain memperlancar, pengalihan arus lalu lintas ini juga untuk mengurangi kesemrawutan dan kemacetan di Kota Pekalongan selama ada kegiatan syawalan. Di samping itu, juga mengurangi kepadatan arus lalu lintas di beberapa penggal jalan dalam kota sehingga tidak mengganggu jalur pantura yang bersamaan dengan arus balik Lebaran.

Kapolresta mengharapkan, saat berkendaraan para pengunjung syawalan diharapkan tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas sesuai dengan UU Nomor 149/92 dan mengikuti petunjuk aparat kepolisian dan rambu-rambu lalu lintas.

Para pengunjung syawalan diharapkan memarkir kendaraan di tempat yang benar atau di jalur utama agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Dia menekankan, kelancaran berlalu lintas karena adanya saling menghormati sesama pengguna jalan. "Mari kita jaga keselamatan diri sendiri dan orang lain dengan tertib berlalu lintas," imbaunya.

Dari Batang

Sementara itu, AKP Nurwitomo mengatakan, para pengguna kendaraan yang menuju dari arah Kabupaten Batang-Krapyak, khususnya pengguna kendaraan pribadi, truk, pikap, becak, dan dokar akan dilewatkan Jalan Gabus atau Perumahan Pisma Griya Asri.

Selanjutnya, para pengendara akan menuju ke Jalan Seruni hingga ke Jalan Terate. Sementara itu, angkutan umum akan dilewatkan Jalan Jenderal Sudirman. "Dari jalan tersebut, mereka bisa balik ke Batang dan lewat Jalan Wilis atau Jalan KH Mansyur, Jalan Gajah Mada, Jalan Salak, dan Jalan Sorogenen," ujar Nurwitomo.

Selanjutnya, dari Warungasem semua kendaraan pribadi, truk, pikap, becak, dan dokar akan dialihkan ke Jalan Raya Buaran, Urip Sumoharjo, Wilis, Pusri, Gajah Mada, Salak, Patiunus hingga ke Krapyak. Dari selatan, Pasar Grogolan dengan kendaraan yang sama akan dialihkan ke Pasar Landungsari, Jalan Dharmabakti, Jenderal Sudirman, KH Mansyur, Gajah Mada, Merdeka, Veteran, Cendrawasih, Jetayu, dan menuju ke Krapyak. Sementara itu dari arah Wiradesa, pengguna jalan akan dilewatkan Jalan Gajah Mada, Bahagia, Veteran, Cendrawasih, Jetayu, dan Krapyak.

Di sepanjang Jalan Ahmad Yani sampai perempatan Kartini, tepatnya dari barat akan dipasang barikade. Di tempat itu, mereka tidak boleh belok atau memutar di depan Brimob atau masuk ke terminal Pekalongan.(H4-14j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA