logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 20 Nopember 2004 PANTURA
Line

Desa Wanatawang Masih Mencekam

  • Dikhawatirkan Tawur Susulan

BREBES - Suasana di Desa Wanatawang Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes, hingga kemarin masih mencekam. Tampak beberapa warga bergerombol di gang jalan desa.

Meski tidak membawa senjata apa pun, beberapa dari mereka mengaku khawatir terjadinya tawur susulan.

"Kami masih khawatir tawuran kembali terjadi. Karena itu, kami masih berjaga-jaga, baik siang maupun malam," ujar salah seorang pemuda yang ditemui di Dukuh Wanatawang Lor. Dia yang keberatan disebut identitasnya itu mengaku, penjagaan dilakukan untuk pengamanan.

Adanya kejadian aksi tawuran itu, lanjut dia, otomatis aktivitas warga terganggu. Pada malam hari selepas magrib, sebagian pintu-pintu rumah warga sudah ditutup. Mereka memilih di dalam rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek Songom Aiptu Slamet Widodo ketika ditemui mengatakan, kejadian tawuran antarwarga itu bisa diselesaikan secara baik-baik asal kedua pihak mau saling menyadari.

Siap Siaga

Guna mengantisipasi tawur susulan, ujar Kapolsek, pihaknya siaga penuh. Setiap hari patroli rutin selalu digelar untuk mengamankan situasi. Selain menurunkan sejumlah personel, pihaknya juga mengadakan pertemuan dengan tokoh masyarakat.

Dengan pertemuan itu, kata Slamet, diharapkan akan didapatkan kesepakatan untuk saling berdamai.

"Yang jelas, dengan musyawarah segala persoalan yang timbul bisa dicarikan pemecahan yang baik," katanya.

Dia menegaskan, untuk sementara masyarakat diimbau tidak mengadakan acara hiburan pada malam hari. Langkah itu diambil sehubungan dengan situasi dan kondisi yang terjadi.

"Sebenarnya kondisi sudah terkendali. Namun untuk mengatisipasi kejadian tersebut berulang atau merembet ke desa lain, masyarakat saya imbau jangan mengadakan acara hiburan pada malam hari," tegasnya.

Sola penangkapan para pelaku perusakan rumah warga, dia menyatakan, saat ini baru satu orang yang diamankan dari ke-12 orang yang diduga sebagai pelaku perusakan. Dia adalah Rofi'i warga Wanatawang Lor. Adapun pelaku yang lain masih dalam pengejaran.

Disinyalir mereka belum melarikan diri ke daerah lain. "Yang pasti, identitas mereka sudah kami kantongi. Saya berharap mereka menyerahkan diri," tandasnya.(wn-14i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA