logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 20 Nopember 2004 SEMARANG
Line

Kantor Senat Undip Dibobol Maling

SEMARANG- Pembobolan rumah atau bangunan kosong selama libur Lebaran terus terjadi. Kali ini, pelaku beraksi di kantor Senat Universitas Diponegoro (Undip) di kompleks Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Joglo Jl Imam Bardjo, Pleburan. Pencuri membawa kabur sebuah CPU komputer dan printer merek Canon 2100. Kerugian ditaksir Rp 1,5 juta.

Peristiwa tersebut diketahui kali pertama oleh Irfan (22), salah seorang anggota senat. Kamis (18/11) sekitar pukul 11.00, mahasiswa Fakultas Teknik Elektro itu bertandang ke kantor senat seorang diri. Saat itu keadaan sepi karena kebanyakan mahasiswa masih mudik.

Ketika hendak masuk, Irfan mendapati pintu dalam keadaan rusak. Gagang pintu hilang, dan di sekitar lubang kunci terdapat bekas-bekas congkelan. Meski demikian, pintu masih dapat dibuka dengan kunci yang ia bawa. Saat itu belum ada barang yang hilang. Petang harinya, Irfan pulang ke kosnya di Tembalang.

Jumat (19/11) sekitar pukul 08.00 Irfan kembali datang. Kali ini dia mendapati dua lembar kaca jendela nako yang hilang. Setelah diperiksa, ternyata CPU komputer dan printer yang semula tergeletak di atas meja telah lenyap.

Curi Besi

Sementara itu, seorang penjaga proyek SMU 10 Jl Padi Gang Baru, Genuksari ditahan aparat Polsek Genuk karena kedapatan mencuri 25 batang besi yang akan digunakan untuk membangun kompleks sekolah itu. Perbuatan tersangka, Ngatmin (50) asal Desa Tunjungharjo, Tegowanu, Grobogan ibarat pagar makan tanaman karena mencuri barang-barang yang seharusnya ia jaga.

Pencurian itu dilakukan pada hari ketiga Lebaran, Selasa (16/11) sekitar pukul 05.00. Untuk memuluskan aksinya, Ngatmin sengaja menyewa seorang tukang becak untuk membawakan semua batang besi senilai hampir Rp 1 juta itu.

Lantaran pagi-pagi buta membawa besi dalam jumlah banyak, tukang becak tersebut dicurigai seorang polisi yang sedang lewat berpatroli di jalan dekat lokasi proyek. Ketika dihentikan, tukang becak itu mengaku hanya disuruh dan menunjuk Ngatmin yang mengikuti dari belakang dengan sepeda motor. (G3-89)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA