| Sabtu, 20 Nopember 2004 | BANYUMAS |
Belum Ada Lonjakan Arus BalikBANJARNEGARA - Penumpang arus balik, Kamis-Jumat (18-19/11) sore, memadati Terminal Bus Banjarnegara. Namun belum ada lonjakan jumlah penumpang ke Jakarta, Bogor, dan Bandung secara berarti. Begitu pula arus penumpang antarkota dalam provinsi, seperti ke Semarang atau Purwokerto. ''Jumat hari tanggung. Kepadatan penumpang mungkin terasa Sabtu atau Minggu besok,'' ujar Susanto, petugas terminal. Kemarin, sedikitnya enam agen bus malam jurusan Jakarta dan Bandung membuka loket di terminal, yaitu Sinar Jaya, DMI, Dewi Sri, Dieng Indah, DAMRI, dan Budiman. Adapun bus Handoyo ke jurusan Malang, Jawa Timur. Kepadatan penumpang terasa sejak pukul 14.30. Selepas pukul 19.00 terminal tipe C yang beroperasi sejak pagi sampai sore itu berangsur-angsur sepi. Toni, petugas agen bus Dewi Sri, menuturkan arus balik tahun ini tak seramai tahun lalu. Dia memperkirakan pemudik lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi atau mencarter pulang-balik. ''Tarif Lebaran karcis bus ekonomi Rp 45.000 (hari biasa Rp 39.000). Itu lebih murah ketimbang mencarter mobil atau naik travel antara Rp 110.000 dan Rp 150.000/orang." Kursi Terisi. Sampai H+4, ujar dia, Dewi Sri baru mengoperasikan sebuah bus ke Jakarta. Padahal, perusahaan itu menyiapkan tiga-empat bus untuk angkutan Lebaran Banjarnegara-Jakarta. Selama empat hari ini penumpang bus dari terminal sekitar 30 orang. Itu termasuk penumpang dari Karangkobar. Selebihnya penumpang yang membeli tiket di Subterminal Mrica, Kecamatan Bawang. Koordinator Terminal Waluyo mengatakan, H+1 sampai kemarin bus ke Jakarta dan Bogor 17 unit yang meliputi 17 unit Sinar Jaya, dua unit DMI, serta sama-sama satu unit Dewi Sri, DAMRI, dan Dieng Indah. Dia memperkirakan lonjakan penumpang terjadi Sabtu dan Minggu besok. (A9-86) |