| Jumat, 19 Nopember 2004 | SEMARANG |
Tiap Hari Terjadi 3-4 Kecelakaan Lalu LintasDEMAK- Hingga hari ke-11 Operasi Ketupat 2004 di wilayah hukum Polres Demak terjadi 43 kali kecelakaan. Peristiwa sebanyak itu menyebabkan 5 orang tewas, 11 luka berat, dan 50 yang lain terluka ringan. Kerugian material diperkirakan Rp 48.400.000. Wakapolres Kompol Drs Susilo Teguh Raharjo MSi didampingi Kaur Binops Satlantas Polres Demak Iptu I Made Sapru Darmaja menjelaskan hal itu kemarin. "Kalau dirata-rata sehari terjadi 3-4 peristiwa kecelakaan lalu lintas." Dari ke-43 kecelakaan itu sebagian berupa kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil pribadi, sepeda motor, dan ambulans. Pada H+4 Lebaran arus balik kendaraan roda dua, angkutan umum, dan mobil pribadi yang melintas di jalur pantura Demak masih dalam batas normal. "Per menit 24 motor, 25 mobil pribadi, dan angkutan umum." Adapun angka kriminalitas selama digelar Operasi Ketupat 2004 juga tak begitu menonjol. Kejahatan yang terjadi hanya pencurian motor di belakang SPBU Bogorame, pembobolan rumah di Perumahan Pucang Permai, Mranggen, dan sebagian lagi perkelahian. Perkelahian itu dipicu dendam lama akibat saling senggol pada malam takbiran. Dia menyebutkan, pada (8/11) pukul 00.15, mobil sedan N-1251-W menabrak lampu penerang di jalan lingkar Demak di wilayah Desa Mranak, Wonosalam km 29.600. Sopir mobil itu, Muhamad Hata (50) selamat, tapi seorang penumpang yakni M Ali BA (57), warga Megamendung, Bogor, terluka ringan. Pada Rabu (10/11), pukul 11.00, Mujahid (53), warga Desa Pengkol, Jepara yang mengendarai Yamaha Crypton K-3946-L mengalami kecelakaan tunggal. Mujahid terluka berat dan pemboncengnya terluka ringan. "Pada Kamis (11/11) pukul 04.30, ambulans B-7096-IE yang disopiri Supardi (49), warga Cengkareng, Jabar mengalami kecelakaan tunggal di jalan umum Desa Gajah km 36.400. Diduga sopir terlalu letih, sehingga mobilnya menabrak tiang telpon dan melompati median jalan. " Pada Minggu dini hari (14/11) pukul 01.00, mobil L-300 R-9905-HD juga mengalami kecelakaan tunggal. Mobil yang disopiri Suranto Suratman (24), warga Desa Kutayasa RT 2 RW 1 Madukara, Banjarnegara itu, menabrak median jalan umum Desa Bolo km 30.100. (F2-84e) |