logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 17 Nopember 2004 OLAHRAGA
Line

Coulthard Diincar Red Bull

LONDON- Pembalap F1 Inggris, David Coulthard akan menjadi salah satu pembalap yang dipertimbangkan untuk berlomba dalam tim baru Red Bull Racing pada musim balap 2005, kata ketua tim Tony Purnell, Senin (15/11). Berbicara beberapa jam setelah Red Bull merampungkan pengambilalihan tim F1 Jaguar, Purnell mengatakan para pembalap tuan rumah akan uji coba dengan tim baru itu dalam beberapa pekan mendatang.

Coulthard, pemenang 13 kali grand prix, tempat duduknya di Mercedes-McLaren diambil oleh Juan Pablo Montoya untuk musim kompetisi 2005. Tetapi dia sejak awal telah bertekad untuk berjuang mencari tim agar tetap bisa berlomba. Williams-BMW punya keinginan untuk membawa Coulthard meski hanya sebagai pembalap ketiga, tapi tim Red Bull berjanji untuk mempertimbangkan dia menjadi satu dari dua pembalap mereka dalam tim.

"Saya yakin dia akan masuk dalam pertimbangan," kata Purnell. "Tapi saya tak ingin berspekulasi. Belum diambil suatu keputusan, dalam beberapa pekan mendatang kami akan menguji beberapa pembalap."

Red Bull Racing akan mulai berkiprah pertama kalinya pada 24 November mendatang di Barcelona dengan "kendaraan dan pembalap sementara." Pembalap yang didukung Red Bull, Christian Klien, yang berlomba untuk tim itu tahun ini, diperkirakan akan tetap dipertahankan tahun depan, sementara beberapa pembalap akan diuji untuk tim saat mereka mencoba trek.

Purnell menyebut pengambilalihan Red Bull sebagai "titik kulminasi" dari upayanya memasuki balap F1 setelah menangani tim Red Bull Yunior dalam formula yunior. "Itu kesepakatan bagus untuk Red Bull dan Ford," kata Purnell.

"Red Bull sudah berada dalam F1 selama 10 tahun dan ini adalah kesimpulan logis terhadap rencana Red Bull. Anda tidak akan menemukan lagi tim yang lebih kredibel." (ant-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA