logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 17 Nopember 2004 SEMARANG
Line

Yang Penting, Perhatian terhadap Suami

LEBARAN merupakan hari kemenangan umat Islam, seusai menjalankan puasa selama Ramadan. Gema takbir dari seluruh penjuru bumi, membahana menyambut kehadiran hari nan fitri itu. Berbagai cara dilakukan untuk merayakannya.

Seperti berkunjung ke rumah tetangga untuk saling memaafkan, menyiapkan makanan khas opor ayam dan ketupat, serta kegiatan lainnya. Aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan pun, ditinggalkan sejenak.

Namun bagaimana halnya dengan beberapa orang yang tidak dapat merayakan Lebaran bersama keluarga, karena menjalankan tugas? Seperti halnya petugas Satlantas, yang tetap menjalankan tugas pada Lebaran?

Siang itu, matahari begitu menyengat. Deru mesin kendaraan dan debu jalanan, tampaknya membuat kebanyakan orang lebih senang memilih berdiam diri di rumah daripada beraktivitas di jalan.

Ya, hari-hari menjelang Lebaran itu biasanya dimanfaatkan banyak orang untuk membeli kebutuhan hari raya Idul Fitri.

Namun, hal itu tidak dapat dilakukan oleh petugas Satlantas Polres Semarang. Mereka tetap bekerja, mengatur arus lalu lintas yang sejak H-2 Lebaran terlihat sangat padat. ''Menjalankan tugas pada Lebaran bukan hal baru bagi kami. Meski tidak bisa shalat id, bagi saya Allah Maha Mengetahui, karena kami juga menjalankan tugas negara,'' tegas Kasatlantas, AKP Kusnoto.

Di delapan posko gabungan polisi yang tersebar di wilayah Kabupaten Semarang itu, beberapa petugas sedang berhadapan dengan panas dan debu jalanan. Tak hanya mengatur arus mudik, jasa mereka juga dibutuhkan orang-orang yang akan menyeberang di jalan yang ramai itu.

Tujuh hari sebelum dan sesudah Lebaran, mereka harus membantu kelancaran arus mudik dan balik. Dibantu beberapa tenaga medis, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP, beban tugas mereka terkurangi.

Saat berbagai kesibukan tengah berlangsung di Posko Lebaran itu, sedikitnya dua belas wanita dengan seragam warna merah jambu mendatangi tiap-tiap posko, dua hari menjelang hari raya tersebut.

Rombongan dari Bhayangkari atau kesatuan istri polisi itu seakan ingin berbagi batin dengan ''suami'' mereka.

Ketua Bhayangkari, Ny Linda Agus Sukamso menyatakan kegiatan memberikan bantuan di delapan posko di sekitar daerah rawan kemacetan dan kecelakaan itu sebagai wujud simpati kepada mereka.

''Kami ingin memberi dukungan kepada para suami anggota kami, yang menjalankan tugas walaupun hari Lebaran. Sudah barang tentu, pemberian ini tidak seberapa. Yang terpenting adalah wujud perhatiannya kepada mereka,'' kata Linda, istri Kapolres Semarang yang saat itu didampingi istri Waka Polres, Ny Dwi Wahyono di Pos Polisi I depan Pasar Ungaran.

''Bingkisan berisi buah-buahan dan aneka makanan ringan itu, semoga mampu mengurangi kepenatan mereka.''

Seorang petugas tampak bahagia atas kunjungan yang mendadak itu. Seperti diakui Slamet Riyadi, anggota Satlantas. ''Saya merasa senang dengan perhatian tersebut. Yang jelas, kami menjadi lebih bersemangat menjalankan tugas,'' aku dia. (Rony Yuwono-91a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA