logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 17 Nopember 2004 SEMARANG
Line

Angin Ribut, 8 Rumah Roboh dan Terbakar

  • 27 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

KALIWUNGU - Hujan deras disertai angin ribut pada Lebaran hari kedua, Senin (15/11), di wilayah Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal mengakibatkan empat rumah warga roboh dan dua rusak ringan.

Bencana alam yang terjadi antara pukul 19.30 dan 20.30 tersebut juga menyebabkan empat rumah warga lainnya ludes terbakar akibat aliran listrik di atas rumah korsleting setelah kabel listrik tersapu angin kencang.

Delapan rumah yang terbakar dan roboh itu semuanya adalah rumah berdinding papan kayu. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun peristiwa itu mengakibatkan sedikitnya 27 anggota keluarga harus kehilangan tempat tinggal. Hingga kemarin, warga yang kehilangan tempat tinggal itu masih ditampung di rumah-rumah sanak famili dan tetangganya. Kerugian akibat bencana alam tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Keterangan yang dihimpun Suara Merdeka menyebutkan, empat rumah yang roboh total adalah milik Mujiyono (40) di RT 3 RW 8 Desa Sumberejo, Kaliwungu. Di rumah tersebut ada lima penghuni. Kemudian rumah milik Ny Puniah (36) di RT 3 RW Desa Sumberejo (dihuni 1 orang), rumah milik Suman (40) di Dukuh Wonosari, Desa Magelung, Kaliwungu (dihuni 5 jiwa), dan rumah milik Ny Sini (35) di Dukuh Rejomulyo desa yang sama.

''Bangunan dua rumah yang roboh total di Desa Magelung tersebut berdinding papan kayu. Kedua kepala keluarga yang terkena musibah hingga sore ini belum menerima bantuan. Untuk sementara, para anggota keluarga mengungsi di rumah-rumah tetangganya,'' kata Kades Magelung Sutrisno.

Adapun empat rumah yang terbakar akibat korsleting listrik berada di RT 1 RW 2 Desa Sarirejo, Kaliwungu. Yaitu milik Iksan (46) yang dihuni empat jiwa, milik Romdonah (44) dihuni tiga jiwa, Subur (42) dihuni tiga jiwa, dan Sukri (38) yang dihuni empat jiwa. Keempat rumah yang terbakar itu berada sejajar dan cukup berimpitan.

Rusak Ringan

Dua rumah yang rusak ringan karena bagian atap tertimpa atap seng yang terbang terbawa angin dari pabrik PT Tensindo Kaliwungu adalah rumah milik Paidi (36) dan Ny Rupi'i (60). Kedua rumah milik warga RT 5 RW 5 Desa Nolokerto Kaliwungu itu dihuni lima jiwa. ''Tiga dari empat rumah yang terbakar itu bangunannya ludes. Satu rumah lainnya, separo bangunannya masih bisa diselamatkan. Empat rumah warga ini berada di Dukuh Kedung, Desa Sarirejo,'' papar Camat Kaliwungu Drs Mardiyono.

Upaya pemadaman api yang dilakukan lima mobil pemadam dari PT Indogas Kaliwungu dan DPU Pemkab Kendal sulit dilakukan. Pasalnya, tiupan angin yang cukup kencang menyebabkan kobaran api yang membakar rumah-rumah papan tersebut sulit dipadamkan. Sumber api yang menyebabkan empat rumah yang terbakar itu, lanjut dia, diduga akibat percikan api yang berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah itu.

Dia menambahkan, kerugian yang ditimbulkan akibat rumah yang terbakar diperkirakan Rp 25 juta, sedangkan kerugian dari rumah warga yang roboh mencapai Rp 16 juta. ''Kami masih mengumpulkan data rumah warga lain nya.'' (G15-91n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA