logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 17 Nopember 2004 SEMARANG
Line

Sabar Menunggu Berjam-jam

SEMARANG - Seperti tahun-tahun sebelumnya, pejabat selalu menggelar open house setiap Idul Fitri. Seperti Gubenur Jateng H Mardiyanto dan Wali Kota H Sukawi Sutarip yang membuka pintu bagi para pejabat, tokoh, dan masyarakat umum untuk berhahalbihalal di rumah dinas mereka.

Gubernur yang menggelar open house di Wisma Perdamaian, Minggu (14/11), membagi waktunya dalam tiga tahap, yakni pukul 09.00-12.00, 14.00-17.00, dan 19.00-21.00. Pada tahap pertama, mereka yang hendak bersalaman dengan Gubernur jumlahnya begitu membeludak. Mereka yang terdiri atas para pejabat di jajaran Pemprov dan Pemkot/Pamkab, sejumlah bupati/wali kota, pengusaha, dan tokoh parpol, tokoh lintas agama, dan masyarakat umum sudah mulai berdatangan sejak pukul 08.30.

Namun, pintu baru dibuka sekitar pukul 10.00. Akibatnya, antrean panjang pun terjadi di depan pintu masuk.

Matahari yang bersinar terik saat itu membuat beberapa tamu, terutama wanita, harus mengeluarkan kipas lipat dari dalam tasnya. Mereka tak tahan menahan gerah, dan tentu saja ingin segera masuk untuk bersalaman di ruang ber-AC tempat Gubernur dan Wagub Drs H Ali Mufiz MPA bersama Muspida menerima silaturahmi masyarakat Jateng.

Di antara tamu yang hadir, tampak Pemimpin Umum Suara Merdeka Ir H Budi Santoso bersama keluarga, pejabat Pemprov, Wali Kota H Sukawi Sutarip SH SE, tokoh lintas agama, pengusaha, para anggota DPRD Jateng dan Kota Semarang, tokoh parpol, tokoh masyarakat, anggota KPU dan Panwas Pemilu, tokoh organisasi kepemudaan, LSM, serta masyarakat umum.

Pada hari yang sama, Minggu (14/11), Wali Kota H Sukawi Sutarip bersama Muspida juga mengadakan open house. Acara yang digelar pukul 09.00-15.00 di rumah dinas Manyaran itu dihadiri seribu lebih warga kota Semarang. Di antaranya para pejabat, anggota Dewan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pengusaha dan masyarakat umum.

Ketika Sukawi tiba di rumah dinasnya seusai shalat id di Balai Kota dan bersilaturahmi dengan Gubernur serta Muspida Jateng di Wisma Perdamaian, sejumlah warga sudah memenuhi tempat tersebut. Sebagian besar masyarakat sekitar Manyaran dan Ngaliyan menunggu di rumah dinas wali kota sejak pagi. Sebelum Muspida dan pejabat di jajaran Pemkot berjabat tangan, puluhan warga berdesakan untuk bersalaman dengan Wali Kota yang didampingi istrinya, Sinto Adi Prasetyorini.

''Jauh-jauh hari kami ingin bersilaturahmi dengan Pak Wali, makanya sejak pukul 08.00 kami sudah berada di sini,'' aku Nonot. (G7, H1-73n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA