logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 17 Nopember 2004 SEMARANG
Line

Tiket KA Bisnis dan Eksekutif Habis

  • Untuk Keberangkatan 17-23 November

SEMARANG - Arus balik dari Kota Semarang ke berbagai kota, mulai terlihat di Stasiun Tawang dan Poncol. Meski tidak tampak antrean panjang, sejak hari pertama Lebaran, puluhan calon penumpang di Stasiun Tawang silih berganti mendatangi loket pemesanan tiket.

Di Stasiun Tawang, tiket kereta api (KA) Fajar Utama dan KA Senja Utama bisnis keberangkatan 17 sampai 23 November sudah habis terjual. Bahkan seluruh tempat duduk kereta tambahan, KA Senja Lebaran dan Kamandanu Lebaran telah habis sejak keberangkatan 16 sampai 23 November.

Sejumlah calon penumpang mengaku kecewa, saat mengetahui bahwa tiket KA bisnis maupun eksekutif sudah mulai habis. Suryanto (34) yang ditemui di Stasiun Tawang, Selasa (16/11), mengaku kecewa lantaran tidak mendapat tiket. Padahal, sehari sebelumnya dia mendapat informasi dari reservasi stasiun bahwa tiket KA bisnis masih ada untuk 23 dan 24 November.

''Setelah saya cek ke Stasiun Tawang, kok sudah habis. Terpaksa ikut kereta 24 November,'' katanya menyesal.

Kepala Stasiun Tawang Poerwanto mengatakan, transaksi penjualan tiket memang berjalan sangat cepat. Sistem penjualan secara on line, kata dia, makin mempercepat pergerakan itu.

''Jangka waktu dari calon penumpang menelepon sampai ke sini (Tawang) saja menghabiskan waktu beberapa jam. Padahal, tiket dapat dibeli dari stasiun mana saja,'' jelasnya.

Pihaknya memperkirakan lonjakan arus balik mulai terjadi pada Jumat mendatang. Sementara itu pada H1 dan H+1 Lebaran, jumlah penumpang naik di Stasiun Tawang mencapai 3569 orang, sedangkan jumlah penumpang turun mencapai 7074 orang.

Sementara itu, di Stasiun Poncol jumlah penumpang KA lokal justru mencapai puncak pada H1 dan H+1 Lebaran.

Sehari setelah Lebaran, jumlah penumpang naik dari Stasiun Poncol mencapai 3.487 orang. Jumlah itu paling tinggi di antara hari-hari lain menjelang maupun pada saat Lebaran.

Jumlah penumpang KA lokal lebih banyak dibanding KA utama jurusan Jakarta. Hal itu, karena warga bepergian ke rumah sanak saudara dengan menumpang KA lokal.

Kepala Stasiun Poncol, Kusnadi mengatakan jumlah penumpang KA Kaligung jurusan Semarang-Tegal paling tinggi dibanding KA lokal lain. Selain KA Kaligung, kereta fider jurusan Bojonegoro dan KA Pandanwangi jurusan Solo juga dipadati penumpang. Ratusan penumpang yang akan berangkat ke Bojonegoro, misalnya, rela menunggu sejak dua jam sebelum keberangkatan. (nik-73a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA