| Rabu, 17 Nopember 2004 | BANYUMAS |
eling elingLebaran untuk ReuniPURWOKERTO-Perayaan Lebaran juga dimanfaatkan untuk reuni alumni SMP,SMA dan STM Negeri Purwokerto. Alumni SMPN 2 angkatan 66 hari ini (17/11) merayakan reuni dengan tema: ''Meh 40 Tahun Pisahan Ayuh Padha Kumpul Maning''. Menurut salah satu pemrakarsa, Imam Wahyu Abadi, selain para alumni, diharapkan hadir pula para guru. Acara digelar di Gedung Korpri Purwokerto, dengan acara tunggal kangen-kangenan sambil menikmati jajanan sekolah saat itu seperti dage, mendoan dan pecel lonthong. Semalam, acara serupa juga digelar para alumni SMA Negeri 2 angkatan 1969. Menurut salah satu aktivis, Probo Budhi Santoso, reuni diselenggarakan memanfaatkan momen Lebaran, karena banyak alumnus yang mudik. Kegiatan serupa juga digelar para alumni STM.(P16-76) Minyak Atsiri Dibangkitkan LagiBANYUMAS-Minyak atsiri yang pernah menjadi andalan ekspor Banyumas di tahun 1980-an, kini tengah diupayakan untuk bisa bangkit kembali. Untuk itu, Manajemen Barlingmascakeb, mengundang dua investor Cina untuk dipertemukan dengan Kepala Bappeda, Dinas Perindustrian dan Pariwisata Kabupaten Banyumas. Menurut Manajer Regional Barlingmascakeb, Restyarto Effiawan,SE MM, dua investor Cina yang diundang adalah Zhang BangKe dari GuangzhouTurnto Corporation dan Wongso Wong dari Long Gain International Hong Kong. Kedua investor mendapat penjelasan seputar prospek berinvestasi di daerah Banyumas.(P16-76) Kelompok Kerajinan OverpalAJIBARANG- Saat ini Kelompok Pemuda Produktif Kerajinan Besi yang dibina SKB Ajibarang bekerja sama dengan CV Alfa Surya Tegal yang menjadi bapak angkat. Mereka memproduksi overpal (pasangan gembok). Sebelumnya mereka magang dan setelah kembali mendapat pekerjaan memproduksi di SKB. Kepala SKB Ajibarang Drs Slamet Sularto menyatakan setiap hari mereka mampu membuat 1000 set overpal. Bahan baku dari perusahaan itu karena mereka mendapat ongkos borong setiap orang Rp 500/dosin. ''Mereka masih mendapat tambahan penghasilan dengan menjual limbah besi ke perusahaan itu Rp 650/kg." (P52-86) Jalan Mulus Tanpa LampuBATURRADEN- Menyambut Lebaran, Natal, dan tahun baru, jalan dari Purwokerto ke Baturraden sudah mulus. Gerbang masuk kawasan wisata Baturraden dilengkapi tanggul dan portal. Petugas di Baturraden siaga menarik retribusi masuk. ''Fasilitas pendukung kenyamanan wisatawan sudah ditingkatkan. Namun lampu penerangan jalan masih kurang,'' ujar Ketua BPC PHRI Baturraden, Ny Juniarti Kaboel, kemarin. Masih ada kawasan di jalur ke Baturraden yang gelap. Padahal, sering terjadi kecelakaan, misalnya di tikungan Akademi Kesehatan Lingkungan, Desa Karangmangu. ''Kami sudah mengusulkan ke Dinas Cipta Karya, tetapi belum terwujud.'' (P52-86) |