| Rabu, 17 Nopember 2004 | BANYUMAS |
Pemudik Melahirkan di PerjalananPURWOKERTO - Pada Selasa dinihari kemarin, ada seorang wanita penumpang KA Argo Lawu dari Jakarta tujuan Solo yang terpaksa turun di stasiun Purwokerto. Wanita bernama Anita Herlianti (26), beralamat Jl Bariqui, Pasar Rebo, Jakarta Timur, itu turun di Purwokerto karena merasa bayi di dalam kandungannya akan lahir. Begitu turun dari kereta sekitar pukul 01.30, oleh petugas Stasiun Purwokerto, Anita didampingi suaminya, Soleh Sudarmawan (27) ,langsung dibawa ke RS Ananda Purwokerto karena bayinya sudah hampir keluar. Ketika tiba di rumah sakit, Anita langsung melahirkan bayi laki-laki. Bayi yang hampir saja lahir di atas KA itu, kemarin siang dijenguk Kadaop V, Ir Sutjahjono bersama Sekretaris Perusahaan PT Kereta Api, Ir Tjutjut Riyogo di RS Ananda. Pada kesempatan itu, kedua pejabat PT KA tersebut memberikan bingkisan kepada orang tua sang bayi. Oleh ayahnya, bayi laki-laki yang lahir normal dengan verat badan 3,3 kg itu diberi nama Abizar Rafi Berliano Darmawan. Nama itu sudah dipersiapkan oleh orang tuanya jauh-jauh hari sebelum lahir. Menurut perhitungan Soleh dan istrinya, usia kandungannya baru memasuki sembilan bulan kurang tujuh hari. Oleh karena belum saatnya lahir, keduanya memutuskan berangkat ke Solo naik KA. Namun dalam perjalanan, ternyata sang bayi sudah tak sabar untuk bisa menghirup udara dunia. Sehari setelah Lebaran (H+1), Stasiun Purwokerto mulai dipadati penumpang arus balik dengan tujuan Jakarta. Selain kereta api (KA) reguler, PT Kereta Api Daop V Purwokerto pada Selasa (16/11) kemarin juga sudah mengoperasikan KA lebaran, khususnya KA Purwojaya yang diberangkatkan dari stasiun Cilacap pukul 06.00 dan dari Purwokerto pukul 08.00. KA Purwojaya yang menarik satu kereta eksekutif, enam kereta bisnis, satu kereta makan, dan satu kereta pembangkit, itu mengangkut 477 penumpang. Demikian pula KA Sawunggalih Utama yang berangkat dari Stasiun Kutoarjo, menarik satu kereta eksekutif, 10 kereta bisnis, serta satu kereta makan dan pembangkit, mengangkut 903 penumpang. Melebihi Kapasitas Kepala Daop V, Ir Sutjahjono didampingi Kahumas Supriadi mengatakan, sehari setelah Lebaran arus balik di sejumlah stasiun di Daop V mulai ramai. ''Arus balik sudah mulai ramai, meski belum padat sekali. KA Sawunggalih Utama dari Kutoarjo penuh melebihi kapasitas tempat duduk; karena dari 850 tempat duduk yang disediakan, jumlah penumpangnya mencapai 903 orang. Kalau KA Purwojaya masih ada tempat duduk yang kosong, dari 640 tempat duduk, kemarin hanya terisi 477 penumpang,'' jelasnya. Menurut dia, penumpang arus balik pada Selasa kemarin bisa terangkut semua dengan kereta reguler dan tambahan KA Purwojaya. ''Pada awalnya, dari Kutoarjo juga akan diberangkatkan KA Sawunggalih Selatan. Tapi karena penumpang dari beberapa stasiun setelah Kutoarjo bisa terangkut semua, KA Sawunggaling Selatan tak jadi diberangkatkan,'' katanya. Penumpang balik dari sejumlah stasiun pemberangkatan di Daop V pada 17 November dan seterusnya, diperkirakan akan semakin meningkat. Itu terlihat dari tiket KA Purwojaya untuk kelas eksekutif maupun bisnis, baik kereta reguler maupun lebaran, hingga akhir pekan ini sudah habis terjual. (G23-20a) |