| Kamis, 11 Nopember 2004 | SALA |
OJOLALIGudang Gaplek TerbakarBOYOLALI- Gudang gaplek milik Amin (34), warga Dukuh Tegal Mulyo, Desa Sempu, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, belum lama ini sekitar pukul 01.30 terbakar. Belum diketahui secara jelas penyebab kebakaran tersebut. Tetapi yang pasti tidak ada unsur kesengajaan. Adapun gaplek kering yang terbakar sekitar 250 ton dengan kerugian ratusan juta rupiah. (shj-85s) Pemantauan Harga di Pasar BOYOLALI- Fraksi Amanat Nasional (FAN) DPRD Kabupaten Boyolali, kemarin melakukan pemantauan ke berbagai pasar. Kunjungan dipimpin Ketua FAN Isha Anshori SH. Menurut Isha, dari pemantauan yang dilakukan harga sembilan bahan pokok (sembako) masih stabil. Begitu pula stok sembako masih mencukupi. Dengan demikian menjelang dan sesudah Lebaran warga masyarakat tidak perlu khawatir. (shj-85s) Ditemukan Mayat di Sawah KLATEN- Sesosok mayat laki-laki ditemukan tergeletak di dekat sawah milik Suyatno (50), Selasa (9/11) pukul 10.30. Saat itu Suyatno yang menemukan mayat tersebut akan membakar ranting-ranting bambu kering di sawahnya. Dia kaget melihat ada mayat tergeletak. Kemudian dia bergegas memberitahukan penemuan itu kepada warga sekitar. Ternyata mayat itu adalah Suparmin (63), warga Dukuh Suruhan, Desa Gumul, Kecamatan Karangnongko, Klaten. Kejadian itu segera dilaporkan kepada polisi. Menurut Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Klaten Aiptu Suryanto, diduga korban meninggal akibat serangan jantung.(F5-85s) Peringatan Hari Pahlawan SUKOHARJO- Memperingati Hari Pahlawan 10 November, Pemkab Sukoharjo menggelar upacara bendera dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan. Upacara peringatan yang diadakan di GOR Jombor Sukoharjo, dipimpin oleh Inspektur Upacara Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Wisnoe PB. Untuk acara tabur bunga yang diikuti segenap jajaran Pemkab dan Muspida Sukoharjo, dipimpin Kajari Ahmad Djainuri SH. (G10-85s) Sosialisasi UU SPPN SUKOHARJO- Seluruh pimpinan satuan kerja (Satker) di lingkungan Pemkab Sukoharjo mengikuti sosialisasi Undang-undang 25/2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), kemarin. Kegiatan yang bertempat di ruang pertemuan Lantai III KPT Kompleks Kantor Setda Sukoharjo tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada setiap satker terhadap model perencanaan sesuai dengan UU tersebut. ''Karena itu setiap satker diharapkan bisa merencanakan pembangunan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,'' ujar Kakan HIK Sukoharjo, Sudjoko S Sos. (G10-85s) Hari Ini THR Dibayarkan WONOGIRI- Mulai Kamis (11/11) hari ini, pemberian tunjangan hari raya (THR) akan direalisasikan untuk para kepala desa (kades) beserta seluruh pamong desa, para ketua rukun warga (RW), dan ketua rukun tetangga (RT) se-Kabupaten Wonogiri. Pemkab Wonogiri juga memberikan THR kepada para PNS, pegawai harian daerah (Honda), guru tidak tetap (GTT), dan para guru bantu. Jumlah untuk itu mencapai Rp 3,5 miliar untuk 31.805 personel. Adapun THR untuk Bupati dan Wakil Bupati serta pimpinan dan para anggota DPRD yang total berjumlah Rp 14,6 juta dibatalkan. (P27-85s) Bantuan Ternak Keluarga Mandiri WONOGIRI- Bersamaan dengan upacara peringatan Hari Pahlawan 2004 di Alun-alun, Rabu (10/11), Pemkab Wonogiri memberikan bantuan 80 ekor kambing untuk keluarga mandiri. Bantuan diserahkan Bupati Begug Poernomosidi. Selain itu, juga diserahkan hadiah lomba kelompok usaha bersama (KUB) fakir miskin berprestasi berupa sapi 14 ekor, dan bantuan beras 20 ton kepada warga korban bencana kekeringan serta bantuan peralatan perbengkelan, sound system, dan mesin bubut masing-masing satu unit. Peringatan Hari Pahlawan itu ditandai acara ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa. (P27-85s) |