logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 11 Nopember 2004 SALA
Line

Pasar Darurat Dibangun Swakelola

BOYOLALI- Pembangunan pasar darurat yang menempati Stadion Sonokrido Sunggingan, Boyolali bisa dikerjakan secara swakelola. Sebab tidak ada ketentuan apa pun yang menyebutkan nilai proyek di atas Rp 50 juta harus dilelangkan. ''Jadi, saya menilai pekerjaan pembangunan pasar darurat sudah sesuai dengan ketentuan,'' kata Asisten II Pemkab Boyolali, Sudaryo ST MM, kemarin.

Sebelumnya, mantan Ketua Komisi D Probo Suhartono mempertanyakan pembangunan pasar darurat yang dikerjakan secara swakelola. Sebab nilai proyek pembangunan pasar di atas Rp 50 juta. Dengan demikian harus dilakukan lelang, tidak dikerjakan sendiri.

Selain itu Probo juga mempertanyakan pembangunan pasar darurat yang tidak dikerjakan oleh satu rekanan. Pembangunan Pasar Sunggingan dan pasar darurat adalah satu paket. Dengan demikian dikerjakan oleh pemenang lelang. ''Tetapi kenapa dikerjakan oleh dinas terkait?'' kata dia yang juga Ketua DPC PDI-P itu.

Sudaryo mengatakan, nilai proyek pembangunan pasar darurat sekitar Rp 600 juta. Nilai proyek sebesar itu tidak dikerjakan secara swakelola. Yang dikerjakan secara swakelola hanya upah dan tenaga. Adapun pengadaan material tetap dilelangkan melalui asosiasi yang ada.

Jadi, jangan salah pengertian. Pembangunan pasar tidak semuanya dikerjakan secara swakelola. Kalaupun dikerjakan sendiri juga dibenarkan karena tidak ada aturan yang menyebutkan nilai proyek di atas Rp 50 juta harus dilelangkan.

Menimbulkan Masalah

Menjawab pertanyaan kenapa pembangunan pasar darurat tidak dikerjakan oleh pemenang lelang, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) itu mengatakan, bila dikerjakan oleh rekanan yang menang, akan menimbulkan permasalahan. Sebab pasar Sunggingan baru dikerjakan setelah Lebaran.

Padahal hingga sekarang belum dilakukan lelang. Kalau harus menunggu pemenang lelang, pembangunan pasar darurat tidak bisa dikerjakan. Dampaknya, menimbulkan gejolak pedagang. Sebab pasar darurat harus sudah ada sebelum pasar Sunggingan dibangun. ''Karena itu pasar darurat harus dibangun lebih dahulu,'' katanya. (shj-85s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA