| Kamis, 11 Nopember 2004 | SALA |
Sopir Bus Ugal-ugalan DikandangkanSUKOHARJO- Tindakan tegas terhadap sopir bus yang ugal-ugalan akan dilakukan Satlantas Polres Sukoharjo, berkait menghadapi arus mudik Lebaran. Petugas akan menindak mereka, termasuk mengandangkan bus tersebut di kantor polisi. ''Kami tidak main-main. Sopir bus yang ugalan-ugalan akan kami hentikan di jalan dan busnya dikandangkan,'' ujar Kasat Lantas Sukoharjo AKP Hindarsono, kemarin. Dia menuturkan, tindakan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan di jalan raya. Apalagi saat ini kondisi lalu lintas sedang padat menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran. ''Memang ada instruksi dari pusat untuk melakukan penertiban dengan cara simpatik. Tapi kalau ternyata ada yang melanggar aturan dan membahayakan pihak lain ya akan kami tindak tegas.'' Buktinya? Pihaknya mengaku telah menindak dua bus yaitu Sari Giri dan Jaya Guna beberapa hari lalu. Menurutnya, tindakan tegas tersebut dimaksudkan untuk memberikan efek jera kepada para pengemudi bus lain. Termasuk agar para pengusaha bus bisa memberikan arahan yang baik kepada para pengemudinya untuk menaati aturan lalu lintas. ''Kalau semua tertib, saya yakin tingkat kecelakaan bisa ditekan seminimal mungkin. Sebab kecelakaan biasanya berawal dari ketidaktertiban pemakai jalan.'' Seorang sopir, katanya, memegang tanggung jawab yang sangat besar terhadap para penumpang. "Kalau diibaratkan dalam kesatuan militer atau dalam kepolisian, sopir itu sebagai komandan. Pasukan mau belok, mau miring, mau jungkir balik ya tergantung pada komandan. Jadi layaknya seorang komandan, sopir juga bertanggung jawab sangat berat. Kalau kemudian mereka ugal-ugalan dan membahayakan nyawa penumpangnya, lalu busnya nyungsep bagaimana? Lebih baik mereka diperingatkan dengan keras demi keselamatan bersama." Dia menuturkan, komitmen untuk menjaga ketertiban lalu lintas, termasuk menindak para sopir bus yang ugal-ugalan tidak akan berhenti setelah arus mudik dan arus balik Lebaran usai. ''Komitmen tersebut untuk jangka panjang, sampai kapan pun tetap akan kami terapkan. Terutama memberikan rasa aman kepada masyarakat umum, khususnya para pengguna jalan,'' tegasnya. (G10-85s) |