| Kamis, 11 Nopember 2004 | SALA |
Dekatkan Diri ke Maha Pencipta melalui IktikafSEPULUH hari menjelang Lebaran, umat Islam diminta agar semakin memperbanyak amal ibadah. Masjid dan musala pun semakin ramai dengan kegiatan para santri. Selain membaca Alquran, mereka juga beriktikaf di masjid. Seperti yang dilakukan para jamaah di Masjid Baitusyukur yang berada di sebelah utara Kompleks Kantor Pemkab Sukoharjo. Para jamaah, baik tua, muda, laki-laki maupun perempuan membaca kitab suci Alquran. Seakan tak mengenal waktu, mereka rela menahan kantuk karena berharap mendapatkan rida dari Yang Maha Kuasa. Takmir Masjid Marjono SE mengemukakan berbagai kegiatan ibadah digelar di sana. Selain tarawih rutin setiap malam secara berjamaah, juga kegiatan buka bersama, baca tulis Alquran, tadarus, kajian Islam, dan pengajian. Uniknya, makanan untuk buka bersama merupakan sumbangan sukarela dari warga sekitar. Setiap menjelang Magrib, ada saja warga datang membawa takjil ke masjid. Tak kalah penting yaitu kegiatan iktikaf yang dilakukan 10 hari menjelang Lebaran tiba. Kegiatan tersebut terbuka untuk umum. "Siapa saja boleh melakukannya, silakan. Kami tidak membatasi peserta, justru semakin banyak jamaah kami semakin senang," katanya. Setelah bersuci, jamaah pun masuk ke masjid. Jumlah peserta pun tidak tentu. Kadang-kadang banyak, namun kadang-kadang hanya berjumlah 3-5 jamaah. Tanpa bicara mereka menata diri, duduk dan diam sembari mendekatkan diri kepada Tuhan. Caranya, ada yang membaca Alquran ada pula yang berzikir dan berdoa. Apa pendapat jamaah? Rochmat mengaku banyak pengalaman batin yang diperoleh selama mengikuti kegiatan tersebut. Padahal semula laki-laki tamatan SMA itu malas saat diajak temannya mengikuti iktikaf di Masjid Baitusyukur. Longgar Setelah mengikuti iktikaf, ternyata hati Rochmat dilonggarkan. Dia merasa dibuka hatinya dengan berkaca pada perilaku yang telah lampau. "Saya merasa sangat kecil di hadapan Allah. Apalagi setahun terakhir, saya merasa banyak melakukan kesalahan dan kekurangan menghadap Sang Pencipta. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik menjalankan ibadah dan ajaran Islam." Imbauan beriktikaf juga diserukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kader senior PKS Hasman Budiadi SE yang juga Ketua FPKS DPRD mengatakan, imbauan itu diserukan kepada seluruh umat Islam. Mereka diminta agar beriktikaf 10 hari terakhir bulan puasa. Kegiatan tersebut bisa dilakukan di semua masjid di lingkungan masing-masing. "Memang itu hanya imbauan, jadi tidak memaksa sama sekali." Dia menuturkan, dengan iktikaf seorang jamaah bisa memperoleh pengalaman batin bagi diri sendiri dan lingkungannya. "Intinya, kita berserah diri kepada Tuhan dengan cara mendekatkan diri. Ketika membaca Alquran atau berzikir, seolah kita berhadapan dengan Tuhan. Manusia merasa sangat kecil di hadapan-Nya." (Joko Murdowo-80s) |