| Kamis, 11 Nopember 2004 | PANTURA |
lintas pantura62 Trafo DisiapkanTEGAL- Guna mengantisipasi listrik padam selama perayaan Hari Raya Idul Fitri, PT PLN (Persero) APJ Tegal memasang pasang 62 trafo, terdiri 44 trafo 1 phasa dan 18 trafo 3 phasa. Menurut Kahumas PT PLN Dwi Purnomo SE, penambahan trafo tersebut dipasang di beberapa Unit Jaringan (UJ) antara lain di Kota Tegal, Brebes, Jatibarang, Bumiayu Pemalang dan Comal. Selain itu, juga dipasang di Unit Pelayanan (UP) di Kota Tegal dan Tegal Timur. (wn-90) Penyerahan Dana Parimarma BREBES - Peringatan Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan Ke-40, kemarin dilakukan dalam suatu upacara bendera di halaman Kantor Bupati Brebes. Kegiatan ditandai penyerahan dana parimarma dan piagam penghargaan PNS golongan II sampai IV yang menjalani masa pensiun. Penyerahan piagam dilakukan Bupati H Indra Kusuma SSos kepada Ny Pratiwi. Dalam sambutannya Bupati meminta semua pihak untuk kembali menumbuhkan nilai-nilai kepahlawanan yang belakangan ini makin menurun.(wh-42) Sosialisasi SOT Anggota Dewan BREBES- Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOT) Pemerintah Kabupaten Brebes sebagaimana ketentuan PP No 8 Tahun 2003, kini disosialisasikan kepada seluruh anggota DPRD di ruang rapat paripurna. Sosialisasi berkaitan penyusunan SOT baru yang sebentar lagi akan dibahas di legislatif. Dalam sosialisasi tersebut hadir pula konsultan SOT dari Universitas Jenderal Sudirman, Purwokerto. Diharapkan dengan sosialisasi, Dewan dengan cepat melakukan pembahasan di fraksi maupun komisi.(wh-42) Main Pukul, Tujuh Pemuda Ditangkap PEMALANG - Tujuh pemuda warga Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang ditangkap aparat polsek setelah memukul Saefudin (17), warga Desa Cikadu. Akibat pemukulan para tersangka, korban menderita luka memar di wajah dan berobat jalan. Kapolres AKBP Drs Moechgiyarto lewat Kasat Reskrim AKP Suwandi mengemukakan, peristiwa itu diawali ketika Sabtu (6/11) lalu korban Saefudin dengan mengendarai motor melewati jalan Desa Jojogan. Pada saat itu, kebetulan di pinggir jalan para tersangka sedang duduk-duduk. Para tersangka menganggap korban mengejek mereka. Sebab, saat melewati mereka korban memain-mainkan gas kendaraan keras sekali serta mengacungkan ibu jari ke bawah. Ketika korban kembali lewat, para tersangka mengadangya dan terjadilah pemukulan itu.(sf-42j) |