| Kamis, 11 Nopember 2004 | PANTURA |
Preman Terminal Di-sweepingTEGAL - Sekitar pukul 10.00 kemarin, jajaran Polresta Tegal melakukan sweeping terhadap preman di Terminal Tegal. Tiap calon penumpang diminta untuk menunjukkan identitasnya. Karuan saja, kedatangan polisi tersebut membuat beberapa penumpang salah tingkah. Bagi mereka yang tidak membawa identitas, langsung diamankan. Kapolresta AKBP Drs Effiantara Brata Mandala didampingi Kepala Pelaksana Harian Operasi Ketupat Candi, Kompol Adib Tohidin SH mengatakan, pemeriksaan identitas tersebut merupakan upaya untuk memberantas tindakan premanisme yang bisa meresahkan banyak orang. "Itu hanya operasi rutin. Mereka yang dicurigai sering membuat kekisruhan dan tidak membawa identitas jelas, kami lakukan pembinaan," katanya disela-sela pelaksanaan sweeping. Menurut dia, operasi rutin tersebut juga bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada pemudik maupun pengguna jalan raya. Sasaran utama operasi meliputi senjata tajam, preman, dan identitas. "Pokoknya jika ditemukan hal-hal yang mencurigakan seperti membawa senjata tajam, melakukan pemerasan, dan tidak jelas identitasnya, kami tidak segan-segan untuk menindaknya secara tegas." Selain terminal, kata Kompol Adib, pihaknya juga menyisir lokasi lain yang juga merupakan tempat-tempat keramaian, seperti Pasar Pagi dan Stasiun Tegal. "Sekalian kami tuntaskan; tidak sekadar terminal, tapi juga pasar dan stasiun. Target kami, biar semua tuntas, sehingga warga benar-benar merasa aman dalam menyambut Lebaran ini," tandasnya. Dibina Berdasarkan hasil penyisiran di tiga tempat tersebut, terdapat 31 orang yang terpaksa harus diamankan di Mapolresta. Kasat Reskrim, Iptu Indra Gunawan mengatakan, mereka yang diamankan tersebut sebagian besar karena tidak membawa identitas, baik KTP maupun SIM. Sejauh ini, lanjut dia, pihaknya belum melakukan penahanan. "Memang terdapat wajah-wajah lama yang pernah menjadi pencopet. Makanya, mereka kami bina agar tidak membikin ulah, yang bisa meresahkan masyarakat. Hal yang sama juga diberlakukan kepada mereka yang terjaring karena tidak membawa identitas," jelasnya.(G12-42a) |