logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 11 Nopember 2004 NASIONAL
Line

Nama Allah Tak Terbatas


CERAMAH TARLING: Drs H Noor Ahmad MA ketika berceramah setelah Tarawih Keliling BAI Jateng di Kantor Kesbang dan Linmas, semalam.(79) - SM/Saroni Asikin

''BERAPAKAH jumlah asma atau nama Allah SWT?'' begitu lontaran awal Drs H Noor Ahmad MA ketika memberikan tausiyah setelah tarawih keliling putaran ke-27 BAI Jateng di Kantor Kesbang dan Linmas Jl Ki Mangunsarkoro Semarang, semalam.

''Allah punya nama-nama yang bagus atau kita kenal dengan sebutan asmaul khusna,'' lanjut dia, ''Dan nama-nama Allah tak terhitung, tak terbatas jumlahnya.''

Ketidakterbatasan itu tak mampu dihitung oleh manusia. Sebab, nama-nama itu bisa di langit, bumi, malaikat, dan semua makhluk ciptaan Allah.

Walau demikian, manusia bisa mengenal semua nama itu pada Alquran yang diturunkan Allah. Selain itu, nama-nama itu diturunkan pula melalui Nabi Muhammad SAW yang jumlahnya ditentukan sebanyak 99 asma Allah.

''Barangsiapa menghapalkan nama-nama tersebut, niscaya ia akan masuk surga. Begitu nabi bersabda.''

Menurut Noor Ahmad, nama-nama Allah itu harus dipelihara. Bagaimana caranya?

''Apakah dengan kaligrafi yang kita pajang di rumah? Atau kita tulis di kertas lalu dibakar dan dimasukkan ke air dalam gelas dan airnya diminum? Ya, ada orang-orang yang begitu menafsirkannya.''

Berdasarkan pendapat Al Ghazali, lanjut dia, ada empat tahapan memelihara asma Allah. Pertama, mengenal sekaligus mengetahui makna nama Allah. ''Kalau ada orang tahu artinya arrahman dan arrahim, berarti itu berada di tingkatan pertama memelihara asma Allah.''

Yang kedua, mengenal nama Allah lebih jauh. Maksudnya, apabila seseorang telah bisa membedakan hakikat makna misalnya antara arrahman dan arrahim, maka ia masuk ke tingkat kedua. Tingkatan pemeliharaan ketiga adalah dengan mengenal dan merasakan keagungan Allah. Tingkatan terakhir, pengenalan, pemahaman yang diikuti oleh penyatuan antara manusia dengan nama-nama Allah.

''Pada tingkatan terakhir, asma-asma Allah menjadi akhlak atau perilaku manusia dalam kehidupan.''

Di akhir tausiyah-nya, Noor Ahmad bertanya pada jamaah shalat tarawih, ''Para tingkatan yang manakah kita telah memelihara asma Allah?''(G9-58t)

Jadwal Tarawih Keliling

BAI Jateng

Kamis (11/10)

Tempat : Mapolda Jateng Jl Pahlawan I

Imam : Masrukan Halimtar

Penceramah : Moch Adnan MA


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA