logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 11 Nopember 2004 NASIONAL
Line

50 Batang Rel KA Dicuri

SEMARANG - Menjelang Lebaran, aksi-aksi kejahatan merebak. Tak terkecuali, PT KA menjadi korban dari pencurian. Lima puluh besi rel KA raib dari Stasiun Kuripan Batang, Selasa(2/11). Akibatnya, PT KA mengalami kerugian Rp 75 juta.

Stasiun Kuripan, Batang telah melaporkan kasus itu ke Polsek Subah, Kamis (4/11). Namun, hingga kini belum ada perkembangan terkait dengan kabar pengusutan kasus tersebut.

Kepala Humas PT KA Daop IV Semarang Suprapto mengemukakan, ke-50 batang rel yang raib itu memiliki panjang rata-rata 25 m. Ukuran rel adalah jenis R 45. Saat hilang, rel tersebut dalam keadaan ditumpuk di sekitar stasiun Kuripan.

Rel R45 yang lama, ujar Suprapto, telah diganti dengan rel baru yang ukurannya jauh lebih lebar, jenis R54. Proses penggantian dilakukan pada awal 2004 ini. Hal itu dimaksudkan untuk membantu mamaksimalkan perjalanan kereta api agar mampu melaju dengan kecepatan tinggi.

''Rel itu dibeli dari luar negeri. Perbuatan para pelaku tidak hanya bersifat pencurian biasa tetapi sudah bersifat perampokan,'' tandasnya gemas ketika ditemui Suara Merdeka, Rabu (10/11).

Rel Pengganti

Meski rel itu belum digunakan lagi, ujar dia, bukan berarti tidak terpakai. Sebab, rel-rel itu rencananya untuk mengganti rel di jalur selatan (Kebumen).

''Ini tidak lagi pencurian namanya tetapi perampokan. Yang mengherankan, pelaku nekat mencuri rel tersebut meski jarak antara lokasi dan jalan raya relatif jauh, 10 km. Kalau memang melibatkan orang dalam kereta api, saya minta agar ditindak tegas. Perusahaan akan memecat oknum tersebut bila terbukti,'' ungkapnya.

Di samping telah dilaporkan ke polisi, lanjut Suprapto, secara internal PT KA juga telah mengusut. Pengusutan dipimpin Kepala Pembinaan Polisi Khusus Kereta Api AKP Drs Sutarjo.(G5-58j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA