logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 11 Nopember 2004 NASIONAL
Line

Dijajaki Kerja Sama Perdagangan Eropa

SEMARANG- Wagub Jateng Drs H Ali Mufiz MPA melakukan kunjungan ke beberapa negara di Eropa. Dalam lawatan 4-9 November itu, Wagub bersama rombongan yang dipimpinnya singgah ke Rotterdam (Belanda), Jeneva (Swiss), Paris (Prancis), dan London (Inggris).

Menurut penjelasan Kepala BIKK Jateng Drs Srimoyo Tamtomo SH MM, kunjungan mengandung misi kerja sama perdagangan, investasi, dan tenaga kerja. Di Rotterdam, rombongan mengadakan pertemuan dengan pengusaha kapal dan lembaga kemaritiman Belanda. ''Tujuannya untuk kerja sama bidang tenaga kemaritiman,'' kata dia, Rabu (10/11).

Di Jateng, terdapat beberapa kampus yang sangat potensial dalam menghasilkan tenaga terdidik bidang kemaritiman, antara lain Akpelni, AMNI, dan PIP (dulu P3B/BPLP). Namun hanya Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) yang sudah diakui dan terdaftar dalam International Maritime Organization (IMO). Lulusannya, sudah banyak berkiprah di dunia kemaritiman dan menyumbang banyak hal bagi pembangunan kelautan.

Di Jeneva, kata Srimoyo, rombongan mengadakan pertemuan dengan Senior Specialist in the Employment Strategy Department David Lamotte, para pejabat dan staf International Labour Organization (ILO), serta duta besar RI untuk Swiss. Dari Swiss ada respons positif untuk kerja sama di bidang tenaga kerja, khususnya pengembangan kualitas tenaga kerja permebelan di Jateng.

Menurut dia, dengan tingkat produktivitas industri mebel di Jateng yang sangat tinggi, butuh tenaga kerja yang terampil dan terdidik. Hal itu agar hasilnya makin diminati dan mampu bersaing di pasar global. Rintisan kerja sama yang sudah dimulai saat diselenggarakan International Labour Conference (ILC) Juni lalu, diharapkan mampu meningkatkan kualitas keprofesionalan tenaga kerja permebelan.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan pengusaha Prancis di Paris, Jateng berhasil memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi. Sejak 1998-2003, terdapat 22 proyek investasi oleh pengusaha Inggris di Jateng, dengan total nilai mencapai 3,053 miliar dolar AS lebih.

Menyangkut prospek kerja sama perdagangan dan investasi, kata Srimoyo, ada respons positif dari para pengusaha Prancis dan Inggris. Antara lain penambangan dan pengolahan bahan tambang semen, asbes, batu kapur, dan andesit.

Untuk kelancaran pengembangan investasi dan kemitraan usaha tersebut, kata dia, Pemprov akan membantu sepenuhnya baik dalam penyediaan data dan informasi, perizinan, realisasi investasi, dan pengembangan kemitraan usaha dengan para pengusaha di Jateng. (G7-58t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA