logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 11 Nopember 2004 NASIONAL
Line

Jalur Selatan Longsor, Arus Mudik Macet

BANYUMAS- Arus angkutan Lebaran di jalur selatan Jawa Tengah macet sejak pukul 18.00 petang kemarin. Antrean kendaraan terjadi, karena sebagian ruas jalan raya Karangpetir, Kecamatan Tambak, Banyumas, yang merupakan jalur utama selatan, longsor tergerus banjir.

Longsor terjadi pada Km 23+100 setelah pertigaan Buntu Banyumas atau sebelum perbatasan Kabupaten Banyumas-Kebumen. Dari pengamatan Suara Merdeka di lokasi kejadian, longsor pada bahu jalan sebelah selatan jalan itu juga mengakibatkan gorong-gorong di bawah jalan raya ikut ambrol. Gorong-gorong ini merupakan saluran air dari arah utara jalan.

Sedangkan bahu jalan yang longsor mencapai panjang 10 meter dan lebar 2 meter. Adapun kedalaman longsor mencapai 8 meter. Longsoran itu masuk ke Kali Mas di sisi selatan jalan.

Dampak longsornya badan jalan tersebut, bagian jalan yang beraspal selebar 1 meter menggantung akibat gerusan air.

Bencana alam di jalur selatan Jawa Tengah tersebut menyebabkan antrean arus mudik. Terutama kendaraan dari barat (Jakarta dan Bandung) yang menuju timur (Yogyakarta) banyak terjebak kemacetan di sepanjang jalan itu.

Petugas Dinas Perhubungan dan LLAJ serta Polsek Tambak turut mengatur arus lalu lintas kendaraan di lokasi kemacetan. Di lokasi kejadian, arus lalu lintas kendaraan dibuat satu arah dengan sistem buka-tutup.

Kendaraan dari arah timur (Yogyakarta) dan barat harus bergantian melewati jalur itu. Antrean mencapai panjang 2 kilometer.

Tim Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (PBP) Banyumas semalam juga di lokasi kejadian. Mereka terdiri atas Ketua Pelaksana Harian PBP Suyatno SSos, Kepala Dinas Bina Marga Banyumas Haryanto Budiman, dan Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Banyumas Heru Santoso.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Teknis Bina Marga Jawa Tengah Wilayah Cilacap Priyono menuturkan, perbaikan jalan yang rusak itu langsung dilakukan pada malam harinya.

"Setelah ada laporan, langsung dilakukan penanganan darurat. Kami malam ini (semalam) langsung memasang aremco di gorong-gorong yang ikut longsor itu," kata dia.

Setelah dipasang aremco, di atasnya dipasang pasir dan batu sampai sejajar dengan jalan aspal. Dia berharap besok (hari ini) jalan itu sudah normal.

"Para pemudik tetap harus berhat-hati, karena jembatan itu hanya darurat," tambahnya.(G22,G17-33t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA