logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 11 Nopember 2004 MURIA
Line

Suami Istri Tewas Tergilas Truk

REMBANG - Lagi, jalur pantura di wilayah Kabupaten Rembang, Rabu kemarin (10/11) sekitar pukul 14.00 WIB menelan dua korban jiwa. Mereka adalah Sujono (54) dan Ngatmi (45), keduanya merupakan pasangan suami istri warga Dukuh Kaliuntu, Desa Pasar Banggi, Kecamatan Kota Rembang.

Keterangan yang dihimpun Suara Merdeka menyebutkan, sebelum terjadi peristiwa naas, pasangan suami istri tersebut baru saja setor ikan laut di salah satu pelanggannya di Gunem. Namun, ketika mereka dalam perjalanan pulang mengalami musibah di jalur pantura, tepatnya di Desa Pasar Banggi. Padahal rumah kedua korban dengan tempat kejadian peristiwa (TKP) tinggal beberapa puluh meter saja.

Berhenti Mendadak

Awal peristiwanya, sebuah bus mini dengan nomor Polisi K 2833 E tiba-tiba berhenti mendadak, karena hendak menaikkan penumpang. Saat itu, Sujono yang berboncengan dengan istrinya naik kendaraan Supra Fit posisinya berada di belakang bus mini, sehingga kaget. Diperkirakan korban sengaja mengambil keputusan untuk membanting stang kendaraan ke kanan guna menghindari benturan.

Namun yang terjadi justru musibah. Ketika Sujono berusaha menghindari benturan, malah menabrak pantat bus mini. Akibatnya, pasangan suami istri itu jatuh terpelanting ke arah kanan.

Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan (barat) sedang meluncur sebuah kendaraan truk K 1438 D bermuatan beras miskin (raskin) dari gudang Dolog. Akibatnya kedua orang itu tergilas truk dan meninggal seketika di TKP.

Oleh warga sekitar mayat kedua orang itu dibawa ke RSUD Rembang. Korban menderita luka di sekujur badannya dengan kondisi yang sangat parah.

Waka Polres Rembang, Kompol Iman Raharjanto kepada wartawan mengatakan, semua pengemudi, baik itu pengemudi bus maupun truk yang terlibat dalam peristiwa tersebut sudah diamankan di Polres. Sedangkan kendaraan korban, bus mini, dan truk diamankan di Kantor Satlantas.

Agar peristiwa kecelakaan tidak terulang lagi, Iman menghimbau kepada pengemudi atau pemakai jalan pantura lainnya untuk lebih berhati-hati. Sementara warga di pinggir jalan pantura juga diminta berhati-hati ketika hendak menyeberang jalan.(jl-15)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA