logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 11 Nopember 2004 EKONOMI
Line

Jamu Leo Gandeng Petani Karangjati

SEMARANG-Mulai tahun depan perusahaan jamu PT Leo Agung Raya berencana melakukan kerja sama budi daya tanaman bahan baku dengan petani Bergas, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Semarang.

Langkah itu ditempuh untuk merespons kesulitan memperoleh bahan baku tertentu sehingga harga di pasaran membubung tinggi.

Melalui kerja sama yang saling menguntungkan tersebut diharapkan pasokan bahan baku ke produsen jamu itu paling tidak mencapai 5 ton/hari.

"Beberapa bahan jamu memang agak sulit diperoleh meski negara kita sumber penghasil bahan baku obat alam. Kelangkaan itu akibat banyak permintaan pasar lokal dan ekspor. Harga di luar negeri lebih tinggi sehingga banyak petani yang memilih ekspor," ungkap Direktur Utama PT Leo Agung Raya, Handoyo Hartono didampingi Direktur Operasional Herman Hartono saat perayaan Hari Ulang Tahun Ke-59 perusahaan jamu itu di kantor Tambak Aji, kemarin.

Salah satu bahan yang langka tersebut, kata Handoyo, adalah jahe emprit. Untuk keperluan itu Leo telah menyediakan lahan puluhan hektare untuk penanaman. Hasil panen petani Bergas, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Semarang akan ditampung sesuai dengan kebutuhan produksi.

Jenis tanaman obat yang akan dibudidayakan adalah pegagan, sambiloto, jati belanda, jahe, kunyit, kunyit putih, kunyit mangga, mahkota dewa, tapak dara, dan kapulaga. Selain itu, bahan berkhasiat hanya bisa ditemukan di hutan-hutan. (rei-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA