| Selasa, 09 Nopember 2004 | OLAHRAGA |
Lopez Didekati LagiSEMARANG- Bintang PSIS saat KLI IX, Julio Lopez, kembali diburu oleh manajemen tim. Pemain asal Chile tersebut diharapkan bisa kembali menjadi personel pasukan Mahesa Jenar untuk KLI XI. Negosiasi harga pun sudah dilakukan. Namun, hingga saat ini belum dicapai kesepakatan. Sebab, gaji yang diminta dinilai terlalu tinggi. Meskipun demikan, manajemen tim akan terus melakukan pendekatan terhadap mantan pemain Persib Bandung itu. ''Kami memang masih mengadakan pendekatan dengan Lopez yang saat ini bermain di sebuah klub di Meksiko. Kami ingin dia kembali ke Semarang untuk kompetisi tahun depan,'' kata Manajer Tim Yoyok Sukawi. Menurut dia, selepas keluar dari Persib Bandung pada pertengahan KLI X ini, Lopez bermain untuk sebuah klub Divisi Utama di Meksiko. Di klub tersebut, pemain berpostur gempal ini digaji Rp 80 juta per bulan tanpa kontrak. Tentu saja, harga tersebut dinilai terlalu tinggi bagi PSIS. Sebab, jika kompetisi berjalan sepuluh bulan, harus dikeluarkan Rp 800 juta hanya untuk membayar gajinya. Sekalipun, lanjut Yoyok, nilainya lebih rendah dibanding gaji para pemain asing Persija Jakarta seperti Emmanuel de Porras yang bisa mencapai Rp 1 miliar lebih. Dana Berhasil atau tidak PSIS memboyong pemain itu, tergantung dari tersedianya dana. Jika pihaknya tidak mempunyai cukup dana, terpaksa perekrutan tersebut akan ditunda. Namun, jika dana dari Pemkot Semarang cukup banyak, maka peluang Lopez kembali bergabung cukup besar. ''Gajinya kan sangat tinggi. Jadi, berhasil atau tidaknya perekrutan ini tergantung dari tersedianya dana di PSIS,'' tegas putra kedua Wali Kota Semarang yang juga Ketua Umum PSIS Sukawi Sutarip ini. Dia mengakui, skill penyerang tersebut masih bagus. Hal itu dapat dilihat dari rekaman video pertandingan yang dikirim kepada Yoyok saat membela timnya. Karena itu, dia memandang sangat wajar jika Lopez dibayar mahal. ''Skill-nya memang masih bagus. Wajar jika kami masih menginginkannya kembali,'' ujar pria yang punya nama lengkap Alamsyah Satyanegara Sukawijaya ini. ''Dia sudah bicara dengan saya. Dia hanya akan kembali ke Indonesia jika membela PSIS. Jika tidak di PSIS, dia tidak mau main di klub lain di Indonesia. Dia memilih berlaga di Meksiko lagi,'' imbuhnya. Yoyok berharap jika Lopez berhasil direkrut, permainan PSIS bisa semakin meningkat. Sebab, kehadiran Lopez bisa meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi pemain lain. Selain itu, mantan personel Persela Lamongan itu juga diharapkan bisa dijadikan magnet bagi penggemar sepak bola Semarang untuk menonton pertandingan di Stadion Jatidiri. Dengan demikian, pendapatan dari penjualan tiket akan meningkat. Meski demikian, rencana perekrutan ini akan dibicarakan lagi dengan Pelatih Herry Kiswanto. Sebab, bagaimana pun juga, Herry-lah yang mempunyai wewenang untuk menentukan pemain. (H13-22) |