logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 09 Nopember 2004 NASIONAL
Line

Belum Ada Bukti TNI Kirim Amunisi ke GAM

SEMARANG- Danpuspom TNI, Mayjen TNI Ruchjan SH MSc mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima bukti atau laporan mengenai keterlibatan anggotanya dalam kasus penyelundupan amunisi yang diduga akan dipasok ke anggota kelompok separatis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) beberapa waktu lalu. Hal tersebut disampaikannya di sela-sela kunjungan kerja di Markas Pomdam IV/Diponegoro, jalan arteri utara Semarang, kemarin. Kunjungan itu dalam rangka untuk memberikan pengarahan kepada personel militer dan PNS di lingkungan Pomdam IV/Diponegoro dan Denpom IV/5 Semarang.

''Hanya karena beberapa orang yang ditangkap polisi berperawakan seperti tentara (badan tegap rambut cepak), kemudian diasumsikan sebagai anggota TNI. adalah sikap diskriminatif,'' ujar Ruchjan yang didampingi Komandan Pomdam IV/Diponegoro, Kolonel CPM Maurits Napitupulu. Saat ini, menurutnya, banyak orang sipil yang lagaknya mirip militer. Namun lulusan Akmil 1974 itu akan menindak tegas jika ada anggotanya yang terbukti terlibat dalam aksi tersebut.

Rumor yang beredar di masyarakat mengenai keterlibatan TNI, karena barang selundupan tersebut berupa amunisi, juga tidak berdasar. ''Bisa saja barang-barang itu selundupan dari luar atau dari antaranggota jaringan GAM. Kita tunggu saja hasil penyelidikan dari pihak kepolisian,'' tandas dia.

Seperti diberitakan beberapa media massa, baru-baru ini dua mahasiswa perguruan tinggi di Banda Aceh dan tiga orang yang mengaku penduduk Aceh Utara ditangkap polisi Resor Kota Banda Aceh, karena diduga hendak menyelundupkan 1.500 amunisi kepada GAM. Kelimanya ditangkap dalam sebuah razia di Desa Santan, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Polisi sempat terlibat baku tembak dengan anggota GAM di desa tersebut, sebelum akhirnya menemukan mobil sarat penumpang yang membawa ribuan amunisi yang dikemas dalam kotak sirup. (nrs-58t)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA