| Selasa, 09 Nopember 2004 | SEMARANG |
21 Peserta Tes Guru Bantu Mundur
DEMAK - Sebanyak 749 calon guru bantu di Kabupaten Demak kemarin bersaing memperebutkan 154 formasi yang ada. Dari 770 peserta tes itu, 21 orang mengundurkan diri karena tidak mengikuti tes tertulis. Kepala Dinas Pendidikan Drs H Haryanto MM didampingi Kasubdin Ketenagaan Drs Prayitno mengakui hal itu. Tes tertulis bagi 770 calon guru bantu itu digelar di dua tempat terpisah, SMA 1 (21 ruang) memuat 442 peserta dan SMK Negeri (19 ruang) menampung 328 peserta. Setiap ruang kelas kedua sekolah tersebut dijaga oleh dua pengawas. Pelaksanaan tes itu juga dimonitor Asisten I Setda dr Budi Suprijatna, H Haryanto MM, dan Drs H Roesdi dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jateng. Materi yang diujikan meliputi tes pengetahuan umum, tes bakat skolastik, dan tes substansi mata pelajaran. Tes skolastik semacam seleksi dengan unsur-unsur komprehensif seperti Matematika, Bahasa Indonesia, dan penalaran. Drs Haryanto MM menjelaskan, ke-21 peserta yang tak hadir dalam seleksi calon guru bantu itu sebagian besar dari luar kota. Karena tidak hadir, otomatis mereka dinyatakan mengundurkan diri. ''Mungkin sebagian dari mereka ada yang mengikuti tes di tempat lain. Pada umumnya mereka tidak memberitahukan hal itu kepada panitia penerimaan,'' kata Prayitno. Pihaknya menambahkan, dari 749 peserta tes yang bersaing memperebutkan 154 formasi itu, yang terbanyak peminat guru bantu SMP 443 orang, yang mengikuti seleksi 425 peserta. Peminat formasi guru bantu SMA 96 orang, tapi yang mengikuti tes 93 orang. Enam Orang Kemudian, peserta tes guru bantu TK 53 orang, guru kelas SD 172 orang, dan guru Penjas SD diikuti 6 orang. Uniknya, dari 11 formasi yang dibutuhkan untuk guru Penjas SD ternyata pelamarnya cuma enam orang. Itu pun belum tentu keenam pelamar tersebut lolos semua karena kelulusan berdasarkan standar dan rangking nilai. Sebagaimana diketahui, Pemkab Demak membuka lowongan guru bantu 154 formasi. Perinciannya, guru bantu TK 27 orang, guru kelas SD (75), guru Penjas SD (11), guru SMP (30), dan guru SMA (11). Pada bagian lain, Drs H Roesdi dari LPMP Jateng menilai, dari hasil pengamatannya peserta tes guru bantu di Demak cukup antusias dan serius mengikuti tes. (F2-91e) |