| Selasa, 09 Nopember 2004 | SEMARANG |
Terminal Penggaron Masih SepiSEMARANG- Enam hari menjelang lebaran, Terminal Penggaron masih tampak lengang. Hingga hari ini belum ada lonjakan penumpang cukup berarti di terminal itu. Terlebih, terminal tipe B tersebut hanya disinggahi angkutan kota dan bus antarkota dalam provinsi (AKDP). Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Penggaron, Drs Sartana MT mengemukakan, hingga Minggu (7/11), rata-rata penumpang yang datang berjumlah 1.859 orang. Para penumpang itu diangkut oleh 42 bus dan angkutan kota yang terbagi dalam 83 rit kedatangan. Sebaliknya, jumlah penumpang yang naik dari Terminal Penggaron pada hari yang sama berjumlah 1.913 orang. Mereka diangkut oleh 41 bus dan angkutan kota yang datang dalam 85 rit keberangkatan. "Diperkirakan, jumlah penumpang akan meningkat pada H-2 dan H-1 lebaran. Meski demikian, peningkatan itu kemungkinannya tidak banyak, sekitar 5%," ujar Sartana. Lebih lanjut dia mengatakan, sedikitnya jumlah penumpang di terminal itu disebabkan pemudik lebih suka menumpang bus langsung Jakarta-Purwodadi. Karena itu, lonjakan penumpang yang diperkirakan pada dua hari menjelang lebaran, diprediksikan diisi oleh penumpang dalam kota. Menurut Sartana, penumpang angkutan kota yang naik dan turun di Terminal Penggaron mencapai 60%, sedangkan sisanya penumpang luar kota seperti Purwodadi, Blora, Kedungjati, Juwangi, dan Karangrayung. Meski tidak banyak lonjakan penumpang, pihaknya tetap menyediakan posko lebaran yang didukung tim dari kepolisian dan puskesmas. Persiapan lain yang dilakukan adalah memperbaiki ruas jalan masuk dan keluar teminal. Ymt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Drs Arief Moelia Edie menyatakan, perbaikan di ruas jalan masuk dan keluar Terminal Penggaron dilakukan oleh Dishub bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Arief mengatakan, perbaikan yang sama dilakukan di Terminal Mangkang. Sementara itu perbaikan jalan masuk ke Terminal Terboyo hingga kini masih menunggu. Sebab pengerjaannya bersamaan dengan paket pelebaran Jl Kaligawe. "Saat ini Terminal Penggaron siap untuk menampung arus mudik. Jika pada hari biasa terminal itu tidak melayani penumpang 24 jam, karena arus mudik bisa jadi angkutan di teminal itu akan 24 jam." Sartana mengakui kesibukan di Terminal Penggaron hanya berlangsung hingga pukul 19.00. Selebihnya, terminal akan dijaga petugas yang siaga 24 jam. Selama arus mudik, ada kemungkinan bus beroperasi hingga malam, terutama bus ke Purwodadi atau Blora. (nik-84i) |