| Selasa, 09 Nopember 2004 | INTERNASIONAL |
Pemilihan Presiden Iran, 13 MeiTEHERAN - Iran, Senin kemarin, menyatakan pemilihan presiden akan berlangsung 13 Mei mendatang, pemilihan yang akan mengakhiri delapan tahun upaya gagal Presiden Mohammad Khatami untuk mengubah negara Islam itu. Khatami, yang menghadapi penentangan sengit dari kelompok garis keras bagi rencananya untuk mengembangkan keadilan, sosial, dan kebebasan politik dan mereformasi ekonomi negara itu, tidak diizinkan mencalonkan diri ketiga kalinya secara terus-menerus. Dia terpilih dengan dukungan mayoritas rakyat, khususnya dari pemilih muda dan wanita, pada 1997 dan dipilih lagi pada 2001. Namun popularitas Khatami menurun saat warga Iran frustrasi atas ketidakmampuannya mengatasi perlawanan bagi perubahan itu di antara para tokoh agama Iran. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jahanbakhsh Khanjani mengatakan, jadwal itu harus disetujui Dewan Guardian, badan pengawas berhaluan keras yang tidak dipilih. (rtr-niek-46) |