| Selasa, 09 Nopember 2004 | BUDAYA |
59 Pelukis Gelar Bursa AmalBANTUL-Di hari yang penuh fitrah dan penuh berkah ini, sedikitnya 59 pelukis Yogyakarta ambil bagian dalam Bursa Amal 2004 yang digelar di Posnya Sambung Seni, Dusun Keloran RT 05/09 Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Bursa yang berlangsung 5-12 November ini dibuka secara resmi oleh Yani Saptohudoyo, kemarin. ''Bursa Amal kali ini menampilkan 126 lukisan,'' kata Koordinator Bursa Amal 2004, Handoyo Seno. Dia menjelaskan, dinamakan bursa amal karena sebagian dari hasil penjualan lukisan tersebut akan disumbangkan ke panti asuhan. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, tahun lalu sebagian dananya kita berikan ke Panti Asuhan Muhammadiyah Yogyakarta. Berkaitan dengan itu, Posnya Sambung Seni mengajak para perupa dan pecinta seni lukis khususnya untuk beramal, bersedekah, dan berzakat kepada sesama yang membutuhkan uluran tangan. ''Dalam kesempatan tersebut kami memfasilitasi para seniman maupun pecinta seni lukis untuk beramal. Seniman beramal melalui karyanya lewat bursa amal yang diselenggarakan Posnya Sambung Seni,'' jelas Handoyo. Lebih lanjut Handoyo mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih jika para apresian seni yang hadir sudi mengoleksi karya seniman Yogyakarta. Apresian yang telah mengoleksi karya di arena bursa tersebut berarti ikut beramal karena 10 persen dari hasil bursa itu akan disumbangkan ke panti asuhan yatim piatu dan dhuafa Muhammadiyah Prambanan. Para pelukis yang ikut ambil bagian dalam bursa itu, antara lain Dewobroto, Djoko Sardjono, Noor Erfansyah, Godod Sutejo, Sumadi, Hono Lette, Ledek Sukadi, Kamiran, Suriyadi, Njedit, Mahyar, Zipit Supomo, dan Teguh Suwarto. Yani Saptohoedojo saat membuka Bursa Amal 2004 mengatakan, pihaknya merasa bangga seniman menyumbangkan karyanya untuk kegiatan amal. Kegiatan ini menunjukkan seniman ikut berkiprah dalam masyarakat. (sgt-81) |