logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 08 Nopember 2004 SEMARANG
Line

Warga Pucung Berencana Kembali Datangi Balai Kota

SEMARANG - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai relokasi, Warga Kampung Pucung, Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan kembali akan menggelar aksi di Balai Kota. Aksi untuk mencari kepastian pelaksanaan relokasi kampung mereka ke Gunung Keliryang akan mereka lakukan awal pekan ini.

Menurut tokoh masyarakat Kampung Pucung, Kahono, aksi tersebut akan melibatkan massa dalam jumlah banyak di bawah koordinasi dua korlap, yakni Wandi, warga RT 4 RW I dan Khomeidi, warga RT 3 RW I. Hingga kini izin pelaksanaan aksi tersebut diproses di Polwiltabes Semarang.

Warga akan meminta Pemkot memberikan jawaban tegas, kapan relokasi dilaksanakan.

''Kami tidak akan pulang sebelum mendapat kejelasan. Kalau tidak, kami akan tetap bertahan menduduki Balai Kota.''

Sejak dua minggu lalu, warga sudah menerima penawaran nilai ganti bangunan dan menyerahkan bukti hitam di atas putihnya kepada Pemkot. Kendati demikian, hingga kini belum ada kejelasan. ''Pemkot hanya menjawab akan menindaklanjutinya, tapi tindak lanjut seperti apa?''

Kahono curiga, proses relokasi Kampung Pucung akan dipolitisasi.

Perpindahan Kampung Pucung ke Gunung Kelir itu ditunda hingga pemilihan Wali Kota mendatang. Berdasarkan pengalaman selama ini, Pemkot selalu memberikan rangsangan tertentu kepada warga menjelang momentum-momentum pemilu.

Pada pemilu legislatif misalnya, warga diayem-ayemi dengan inisiatif pembuatan surat pernyataan bersama antara PT IPU dan warga. Pilpres I, Pemkot mengukur rumah-rumah milik warga. Terakhir pada pilpres II, warga dijanjikan relokasi secepatnya jika tidak golput. (roe-73n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA