| Senin, 08 Nopember 2004 | SEMARANG |
Tukang Parkir Bulu Diringkus PolisiSEMARANG TENGAH-Seorang pemuda yang mengaku bekerja sebagai tukang parkir di sekitar Pasar Bulu, Wawansari (20) alias Momon, diringkus aparat Polwiltabes Semarang, Sabtu (6/11). Dia diduga sebagai pelaku pemerasan sekaligus pembacokan terhadap seorang perantau di bundaran Tugu Muda, 12 Oktober lalu. Pria yang mengaku sudah beristri dan beranak dua serta tinggal di Kecamatan Mijen itu ditangkap saat nongkrong di depan Gereja Katedral Jl Dr Soetomo sekitar pukul 18.00. Saat itu dia berniat mengamen bersama sejumlah teman-temannya di atas angkutan umum. Penangkapan itu bermula dari laporan korban Gus Suadi (27), seorang perantau warga Surabaya ke Mapolwiltabes Semarang, 12 Oktober lalu. Dia mengaku dibacok dan uang Rp 700.000 miliknya raib dirampas Momon. Namun tersangka membantah telah membacok Suadi. Dia juga membantah merampas uang Rp 700.000. Dia mengaku memukul kepala korban dengan botol minuman keras hingga berdarah. Setelah itu dia meminta paksa uang kepada Suadi, lalu lelaki itu memberinya Rp 100.000. ''Kalau tidak percaya, silakan tanya teman-teman saya. Semua tahu berapa uang yang saya terima. Dia itu bohong kalau ngomong kehilangan Rp 700.000,'' akunya. Dia menceritakan, peristiwa itu terjadi ketika dia bersama teman-temannya minum minuman keras di bundaran Tugu Muda, 11 Oktober malam. Setelah habis dua botol congyang, dia mabuk dan tertidur di lokasi tersebut. Paginya, kata dia, tiba-tiba datang korban seraya membangunkan dirinya dengan agak kasar. Bahkan dia mengatakan, korban sempat mengaku-aku sebagai polisi. ''Lalu saya diusir. Itu yang membuat saya jengkel dan botol saya pukulkan ke kepalanya. Saya kemudian meminta uang, diberinya Rp 100.000,'' katanya.(G5-89) |