| Senin, 08 Nopember 2004 | SEMARANG |
Anak-anak Mendongeng di Serambi MasjidDONGENG ''Gadis Petani dan Naga'' itu mengalir dengan artikulasi yang rapi. Lewat dongeng itu, Alya Amir berhasil merebut perhatian puluhan penonton dalam Lomba-lomba Islami Anak-anak Suara Merdeka di serambi Masjid Al Makmun Jl Kaligawe Km 5, Minggu (7/11). Para juri pun memberinya nilai tertinggi untuk kategorinya. Lihat saja aksi siswi kelas I SD Islam Plus Almuhajirin Genuk itu. Teks dongeng dipegang kuat-kuat di tangan kiri. Tangan kanan dia gunakan untuk memperkuat pesan yang hendak disampaikan. Alya juga terlihat tak terganggu oleh dua-tiga temannya yang sedari tadi berkerumun di dekatnya. Agaknya, anak-anak itu tertarik dan ingin melihat dari dekat, gerangan apa yang dibaca Alya. Dia tak pula risau oleh suara anak mengaji dari pengeras suara masjid, dari anak-anak yang tengah mengikuti lomba dalam acara yang sama. Alunan surat Alfiil atau Attiin itu justru menjelma semacam backsound atas dongeng yang dibacakan Alya. Dia mengaku memilih sendiri dongeng ''Gadis Petani dan Naga'' dari tiga judul yang disediakan panitia. Sebab, akunya, dongeng itu sangat menarik. Isinya tentang keberanian dua gadis petani yang berhasil membuat naga yang murka tertidur kembali. ''Alya memang suka dongeng. Kadang-kadang Alya sampai menangis kalau terharu membaca dongeng,'' katanya seusai lomba. Tak cuma Alya yang memikat. Berpuluh-puluh anak lain pun memiliki kesempatan menampilkan pesona masing-masing. Ambil misal Risky Rahman yang tampil dalam kelompok III (kelas IV-VI SD/MI). Ia membacakan dongeng ''Jangan Tamak'' dengan ekspresi yang lucu, terlihat tanpa beban. Tak jarang, juri dan penonton tergelak ketika menyaksikan mimik muka Risky yang kocak. Bahkan, saat siswa SD Muktiharjo Kidul 04 itu terbatuk, penonton lagi-lagi dibuat terbahak. ''Wah, kalau yang baca batuk-batuk terus, dongengnya bisa diganti 'Jangan Batuk' kali ya Pa,'' celetuk Sukma, salah seorang bocah kepada bapaknya. Agenda Tahunan Di luar lomba mendongeng, anak-anak itu juga mengikuti lomba seni baca Alquran. Sebagian dari mereka mampu menunjukkan makhraj dan tajwid yang terjaga. Begitu pula, pada lomba menulis huruf Arab (khat), cerdas cermat pengetahuan agama, dan azan. Ketua Panitia Arswinda Ayu Rusmala Dewi menjelaskan, lomba dibedakan atas empat kategori mulai dari anak TK sampai siswa SMA/SMK. Menurutnya, lomba kali ini terlihat lebih meriah karena jumlah peserta dan jenis lomba meningkat. Terlebih, dengan dukungan Telkomsel, Garudafood, Konimex, Kymco, Honda Astra Motor, dan Minuman Segar Mi-u. Adapun pemenang lomba: cerdas cermat kelompok II juara I-III Irma Nurmalayanti, Saudah Nur Halimah, Jery M Yuhdanto; kelompok III Istna Rahma, Suci Nur Fitriana, Aulia Rahman; kelompok IV Taufik Nur Salam, Shafrudin N Ihsan, Inas Septa Hidayati; kelompok V Rohmat MR, Annisa Setiyani, Zulfariza DN. Lomba azan, kelompok III Imam Ahmad, Heru Cahyono, M Isna Setyawan; kelompok IV Shafrudin M Ihsan, M Muiz AM, Sutrisno; kelompok V Choirul Anwar, Nanang, dan Rohmat Nur. Lomba menulis huruf Arab kelompok I Fauzi M, Ajeng Puspitasari, Ulya; kelompok II Jery M Yuhdanto, Masjitoh, Alya Amir; kelompok III Neily Rahma, Masna Farihah, Faisal Ahmad; kelompok IV Imroatna Ayu Nazifah, Vidia Aryati, Sofie Dwi; kelompok V Himawati, Yulfariza DN, dan Wahid HR. Lomba baca Alquran kelompok I Danis, Nisa, Ajeng; kelompok II Alya Amir, Halimah, Masyitoh; kelompok III Istna, Nurul, Imam; kelompok IV Vita, Inas, Ali; kelompok V Rizka Mardini, Nanang Yuli, Choirul Anwar. Dongeng islami kelompok II Alya Amir, Ima Nirmala Yanti, Rika Nurmalasari; kelompok III Mutiara Relung Sukma, Safira Anindya P, Besty Linawati M; kelompok IV Syafrudin, Inas, Vita; kelompok V Chirul Anwar, Tricahyo Nugroho, Yulfariza. Pemenang favorit Ajeng Puspitasari, Alya Amir, Istna Rachma, Shafrudin N Ihsan, dan Muhamad Nur. (Achiar M Permana, Renjani PS-89) |