logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 08 Nopember 2004 BANYUMAS
Line

PKL Soedirman Boleh Jualan sampai Malam

PURWOKERTO - Tuntutan paguyuban pedagang kaki lima (PKL) Jalan Jenderal Soedirman (Pasar Wage ke barat) direspons Pemkab Banyumas. Tujuh hari menjelang Lebaran (H-7) mulai kemarin, mereka diperbolehkan berjualan di sepanjang trotoar jalan utama kota tersebut sampai malam.

Mereka diperbolehkan menggelar dagangan hingga pukul 21.00. Namun, tuntutan semula yang meminta diperbolehkan berjualan hingga tengah malam (24.00) tidak disetujui. Pasalnya, permintaan tersebut dinilai tidak logis karena tingkat keramaian pengunjung di daerah itu dipastikan tidak sampai tengah malam.

Demikian salah satu poin penting hasil rapat koordinasi antara paguyuban PKL Jensoed dengan tim penataan dan penertiban PKL di Badan Kesatuan Bangsa, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangtiblinmas), Sabtu (6/11).

Dari paguyuban diwakili empat orang, antara lain Udin dan Dede selaku koordinator PKL. Dari Pemkab hadir Kepala Bakesbangtiblinmas Hedi Oramanu dan Kasubid Trantib Nungky HR serta Karno M Noch dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi.

''Usulan pedagang kami respons tetapi hanya boleh berjualan sampai pukul 21.00. Sebagai timbal baliknya, mereka juga menyepakati untuk tertib dan menempati kaveling yang sudah disediakan,'' ujar Nungky.

Puluhan pedagang Jalan Soedirman, Jumat (5/11) lalu mengadu ke DPRD. Mereka meminta Dewan ikut memperjuangkan tuntutan pedagang agar diperbolehkan berjualan hingga pukul 24.00, seminggu menjelang Lebaran. Dalam SK Bupati Nomor 5/2004 tentang Pengaturan Daerah Berjualan dan Waktu Berjualan PKL, untuk PKL Jalan Soedirman hanya sampai pukul 17.00.

Bupati Banyumas HM Aris Setiono bersama Ketua DPRD Suherman seusai menghadiri sidang paripurna Dewan, Sabtu, juga menyatakan hal senada. Kata Aris, adanya respons tuntutan pedagang itu sebagai langkah win-win solution. Menjelang Lebaran ini, pihaknya juga memberi kesempatakan kepada anggota masyarakat berusaha mencari rezeki untuk keperluan berlebaran bersama sanak saudaranya.

''Kami juga memahami saat ini (H-7 lebaran,red) adalah waktu yang paling baik mencari rezeki bagi pedagang. Karena itu, silakan saja berjualan sampai pukul 21.00. Akan tetapi tolong juga, harus mengikuti aturan yang ada,'' ungkap Bupati.

Ketua DPRD meminta kepada PKL untuk mengikuti dan melaksanakan hasil kesepakatan yang telah dibuat bersama di Kantor Bakesbangtiblinmas. Sebab, tuntutan tersebut juga hasil perjuangan kalangan Dewan. (G22,bd-92j)

Hasil Kesepakatan PKL Soedirman dengan Pemkab

1. PKL boleh berjualan sampai pukul 21.00.

2. Sarana dagang boleh ditinggal asal keamanan ditanggung sendiri.

3. Pedagang sanggup menempati kaveling yang telah disediakan.

4. Pedagang sanggup menjaga kebersihan dan keanaman.

5. Berjualan berhadapan dengan toko (bukan membelakangi).

6. Memberi akses bagi pejalan kaki, konsumen dan pemilik toko.

7. Tidak akan berjualan di badan jalan. (G22-92)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA