logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 05 Nopember 2004 SALA
Line

Beredar Surat Wiyata Bakti Ilegal

WONOGIRI - Berkait dengan maraknya pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan guru bantu, disinyalir banyak kepala sekolah di Kabupaten Wonogiri mengeluarkan surat wiyata bakti (WB) baru ilegal, yang keberadaannya kemudian dipakai untuk mendapatkan nilai lebih dalam melengkapi persyaratan pendaftaran pelamar. Beberapa temuan surat WB baru ilegal itu, ada yang kemudian dilaporkan ke Kepala Dinas Pendidikan dan ke Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonogiri.

Kepala Dinas Pendidikan, Drs Bambang Eko Sarwono MM dan Kepala BKD, Drs Pranoto MM menyatakan kemunculan surat WB baru ilegal itu akan sangat mudah diketahui keberadaannya, ketika nama guru pemegang surat WB baru tersebut ternyata tidak tercatat dalam daftar buku induk guru WB Kabupaten Wonogiri. Bisa jadi, kemunculan surat WB baru yang dianggap ilegal itu dapat mengundang protes dari Forum Guru Bantu Indonesia (FGBI) Cabang Wonogiri.

Pranoto, menambahkan, demi menuntaskan keberadaan guru wiyata bakti yang telah lama mengabdi agar memperoleh prioritas pengangkatan jadi CPNS.

Bambang Eko Sarwono menyerukan, tes seleksi penerimaan guru bantu yang sedianya akan digelar Sabtu (6/11) diundur Senin (8/11) mendatang.

Ada sebanyak 1.683 pelamar guru bantu yang berminat mengisi kuota penerimaan guru bantu sebanyak 260 formasi. (P27-20a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA