| Jumat, 05 Nopember 2004 | SALA |
Polwil Terjunkan 2.000 Lebih PersonelBALAI KOTA - Polisi Wilayah (Polwil) Surakarta akan menerjunkan 2.000 personelnya untuk pengamanan masa Lebaran. Jumlah sebanyak itu disebar di seluruh Polres. "Selain itu, juga didirikan 34 posko pengaman, dibantu sebanyak 1.097 personel dari jajaran dinas terkait," kata Kepala Urusan Bina Operasi Lantas Polwil, AKP Supandi, kemarin. Dalam paparan kesiapan pengamanan Lebaran di Balai Kota, juga diuraikan lokasi rawan kecelakaan, kemacetan, pasar tumpah, rawan kriminalitas, dan penjarahan barang. Untuk kawasan Kota Solo, rawan kemacetan akan terjadi di Jalan Dr Rajiman, Pasar Klewer, Jalan S Parman (depan Pasar Legi), dan di Jalan Piere Tendean (depan Pasar Nusukan). Kawasan yang sering terjadi kecelakaan, disebutkan di Jalan Achmad Yani, dan Jalan Ir Sutami. "Untuk rawan penjarahan barang, di Jalan Sumpah Pemuda dan ring road Mojosongo," tambahnya. Untuk daerah rawan kriminal, ditengarai di Jalan Slamet Riyadi, Stasiun Balapan, Terminal Bus Tirtonadi, Pasar Klewer, Pasar Gede, dan kompleks pertokokan Coyudan. Di Solo juga ada kawasan yang sering digunakan untuk pasar tumpah, yaitu di Kleco. 500 Bus Bantuan Sementara itu Kepala Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ), Ponco Wibowo memperkirakan lahan Terminal Tirtonadi pada saat puncak arus mudik tidak mampu menampung bus yang masuk. Rata-rata yang masuk sekitar 500 bus bantuan dari Jakarta, ditambah bus AKDP. Akibatnya, untuk masuk terminal sering terjadi antrean panjang di Jalan Achmad Yani . "Masih ada angkutan jarak jauh, khususnya Surabaya yang tidak mau mengangkut penumpang jarak dekat pada masa angkutan lebaran. Di samping itu, sering terjadi kekurangan armada untuk jurusan Yogyakarta, Ngawi, Madiun, dan Wonogiri," katanya. Di tempat terpisah, Kepala Bandara Adisumarmo, Ali Muhadi mengatakan, ada peningkatan arus penumpang pesawat sekitar 20 persen. Untuk melayani para penumpang, baik dari Solo maupun Jakarta, ada penambahan penerbangan Solo-Jakarta, seperti Garuda dengan empat kali sehari dan Lion dua kali sehari. "Peningkatan penumpang diperkirakan mencapai 20 persen. Kalau pada hari biasa sekitar 600 penumpang, sekarang sekitar 700 penumpang. Pada puncak Lebaran, bisa diprediksikan mencapai 1.200 penumpang," katanya. (sri,G18-17a) |