| Jumat, 05 Nopember 2004 | PANTURA |
lintas panturaRAPI Akan Bantu Arus MudikBATANG- Jajaran anggota Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI) wilayah Kabupaten Batang, dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan membahas pelaksanaan tugas bantuan pada polisi. "Kami belum bisa memastikan harinya, namun yang jelas begitu teman-teman sudah ada waktu, kami akan langsung rapat. Intinya, persiapan tugas membantu arus mudik," ujar Ketua RAPI Batang Agung Prasetyo SH MM. Menurut dia, sudah menjadi program tahunan setiap arus mudik anggota RAPI dikerahkan untuk membantu masyarakat yang akan berlebaran di kampung halaman. Salah satunya dengan panduan komunikasi radio serta ikut di pos-pos terpadu. "Kami juga akan menerjunkan Unit Kawal Cepat (UKC) yang akan memandu pemudik atau memberikan informasi seputar arus dan cuaca," jelas Agung yang juga Kabag Pemerintahan Pemkab Batang. (ar-74) Ketua RT/RW Terima THR TEGAL- Sekitar 1.160 ketua RT/RW, kemarin menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari Pemkot Tegal. Masing-masing menerima THR sebesar Rp 200.000. Menurut Kepala Kantor Informasi dan Kehumasan Sumito SIP, dana yang diberikan merupakan bantuan operasional untuk RT/RW senilai Rp 232 juta. Selain ketua RT/RW, para pengurus masjid dan tokoh masyarakat juga menerima. THR pengurus masjid, secara simbolis telah diberikan Kabag Sosial Fanani SH di Pendapa Ki Gede Sebayu. (G12-74) Jalur Alternatif Diresmikan BUMIAYU - Sepekan menjelang hari raya Idul Fitri, jalur alternatif Bumiayu akan dibuka penggunaannya secara resmi. Peresmian dilakukan Sabtu (6/11) oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Ir Djoko Kirmanto Dipl HE didampingi Gubernur Jawa Tengah H Mardiyanto. Direncanakan rombongan menteri akan tiba di lapangan Asri Bumiayu pukul 09.00 menggunakan helikopter. (on-74) Lagi, Ratusan Botol Miras Disita BREBES - Untuk kesekian kalinya, jajaran Polres Brebes menyita ratusan botol miras berbagai merek. Dalam operasi pekat kemarin, petugas melakukan penggeledahan di Toko Lestari di Jalan Letjen Soeprapto Nomor 13 Kota Brebes. Di tempat itu, petugas menyita ratusan botol miras berbagai merek, namun pemilik barang berhasil melarikan diri. Kapolres Brebes AKBP Drs Bambang Purwanto SH MSi melalui Kasatreskrim Iptu Didik Novi Rahmanto mengatakan, operasi yang dilakukan merupakan kelanjutan pemberatasan pekat yang disinyalir masih merebak di masyarakat. Rencananya barang-barang haram tersebut akan dimusnahkan bersama hasil sitaan sebelumnya. (wn-74) Di Bumiayu Juga Disita BUMIAYU - Selama bulan suci Ramadan, aparat tak henti-hentinya menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat). Dalam sepekan terakhir ini, petugas Unit Reskrim Polsek Bumiayu kembali menyita sejumlah minuman keras (miras) berbagai merek. Miras yang disita terdiri atas merek Anggur Putih (AP) besar sebanyak 36 botol, Anggur Besar (AB) 24 botol, Anggur Merah (AM) 12 botol, dan Anggur Kolesom sebanyak 36 botol. "Mereka kedapatan menyimpan atau menjual miras dengan kadar alkohol di atas ketentuan," ujar Kapolsek Bumiayu AKP Sukoyo. (on-74) "Pak Ogah" Jalur Alternatif Diamankan BUMIAYU - Empat remaja yang biasa mangkal di pintu masuk utara jalur alternatif Bumiayu, belum lama ini dirazia petugas Polsek Bumiayu. Mereka adalah Irwan (18), Rahmat (18), Ruri (16), dan Kholik (20), semuanya warga Dukuh Rancakalong RT 02 RW 06 Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. "Mereka terpaksa diamankan karena dinilai meresahkan pengguna jalan dengan meminta uang pada pengemudi," kata AKP Sukoyo, Kapolsek Bumiayu. (on-74) |