logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 05 Nopember 2004 PANTURA
Line

Tiga Calon Wali Kota Melamar ke PKB

PEKALONGAN- Paling sedikit sudah tiga calon wali kota Pekalongan mengajukan lamaran ke DPC PKB setempat untuk diajukan menjadi calon wali kota. Ketiga calon itu adalah H Sholihin Chambali SH, Abdullah Satar, dan Saelany Mahfudz. ''Ketiganya sudah mengajukan lamaran tertulis,'' kata Ketua Dewan Syuro DPC PKB, KH Sanusi Noor.

Hal itu dia tegaskan setelah dirinya menerima lamaran dari Sholihin Chambali, Ketua Tanfidz DPC PKB untuk mencalonkan diri menjadi wali kota Pekalongan.

Lamaran Sholihin itu disampaikan sendiri kepada Ketua Dewan Syuro DPC PKB KH Sanusi Noor di rumahnya. Saat mengajukan lamaran, Sholihin didampingi empat ketua PAC yang ada di Kota Pekalongan. Yakni Sugiyatno (Ketua PAC Pekalongan Utara), Mustofa (Ketua PAC Pekalongan Timur), Drs Nurhadi (Ketua PAC Pekalongan Selatan), dan Drs Miftah Tiflani (Ketua PAC Pekalongan Barat). Selain itu juga hadir Kiai Amirudin, ketua Dewan Syuro PAC Pekalongan Timur dan beberapa pendukung PKB lainnya.

''Kehadiran Sholihin sowan ke Pak Kiai adalah minta doa restu untuk mencalonkan diri menjadi wali kota,'' kata Amirudin, yang ditunjuk sebagai juru bicara Sholihin.

Bagaimana jawaban KH Sanusi? ''Semoga yang dia kehendaki tercapai. Namun harus diingat yang melamar tidak seorang, sedangkan yang jadi nanti satu orang. Karena itu, kunci pertama Sholihin harus berdoa kepada Allah agar dikabulkan keinginannya. Selain itu harus diingat semua itu qodar dan akan ditetapkan oleh Allah. Tetapi sebagai manusia harus tetap berusaha,'' kata KH Sanusi.

Menurut Sanusi, sampai kemarin sudah ada tiga permohonan tertulis. Karena itu, pihaknya secepatnya membentuk tim untuk menggodok para calon itu sendiri. Siapa yang akan dicalonkan melalui PKB, itu tergantung pada tim. ''Saya tidak menentukan sendiri, tetapi ditentukan melalui tim,'' kata Sanusi.

Menurut Sholihin, dalam lamaran yang diajukan itu juga dilengkapi dengan dukungan dari Habib Muhammad Lutfi bin Ali Yahya, yang nanti juga akan dijadikan pengantar ke DPP PKB.

Adapun riwayatnya, Sholihin kini masih menjabat anggota DPRD Kota Pekalongan. Lelaki asli Pekalongan itu lahir 23 Mei 1958 dan memiliki empat anak. Dalam daftar riwayat pekerjaannya, lelaki tersebut pernah menjadi guru madrasah mulai 1983-1990, pengacara praktik di Semarang, staf personalia perusahaan di Malang tahun 1991-1993, dan menjadi pengusaha mulai 1994 hingga sekarang.(A15-34s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA